Usai Dikecam, Prada Akui Sandal Kulitnya Terinspirasi dari Kerajinan India

Wait 5 sec.

Prada mengaku desain sandal kulit yang dilenggangkan saat Milan Fashion Week terinspirasi dari kerajinan khas India. Foto: AFP/Pierro CruciattiRumah mode asal Italia, Prada, resmi merilis koleksi men's wear edisi Spring/Summer 2026 di Milan Fashion Week pada Minggu (22/6). Salah satu item terbaru yang mereka luncurkan adalah sandal kulit pria.Awalnya, Prada menyebut produk itu sebagai “sandal kulit” biasa. Belakangan, diketahui bahwa desain atau model sandal tersebut mirip dengan Kolhapuri, alas kaki khas dari India. Namun, Prada tidak mencantumkan hal tersebut dalam rilis resminya. Hal ini pun memicu kemarahan para pengrajin dan penjual Kolhapuri di India.Mereka kompak menemui Kepala Menteri India Maharashtra, Devendra Fadnavis untuk mencari kejelasan dan menuntut pengakuan atas warisan budaya yang mereka lestarikan.Pelanggan berbelanja sandal 'Kolhapuri', alas kaki etnik India, di sebuah toko di New Delhi, India, Jumat (27/6/2025). Foto: Adnan Abidi/REUTERSDilansir Reuters, usai mendapat kecaman tersebut, Lorenzo Bertelli, putra pemilik Prada sekaligus Kepala Tanggung Jawab Sosial Perusahaan akhirnya memberikan pengakuan tertulis kepada Kamar Dagang Maharashtra pada Jumat (27/6). Prada mengakui bahwa sandal yang dipamerkan di catwalk Milan terinspirasi dari Kolhapuri."Kami mengakui bahwa sandal tersebut terinspirasi oleh alas kaki tradisional buatan tangan India, yang memiliki warisan berusia berabad-abad," tulis Bertelli.Sandal kulit versi Prada dijual dengan harga mulai dari USD 844 atau sekitar Rp 13,7 juta. Padahal, sandal Kolhapuri asli hanya dibanderol sekitar USD 12 atau Rp 200 ribu di toko-toko dan pasar tradisional India.Sandal kulit Prada. Foto: AFP/Pierro CruciattiBertelli juga menjelaskan bahwa desain sandal tersebut masih dalam tahap awal dan belum tentu dipasarkan secara komersial. Meski begitu, ia menegaskan bahwa Prada terbuka untuk berdialog serta menjalin kerja sama dengan para pengrajin India ke depannya.Seorang juru bicara Prada turut menambahkan bahwa merek tersebut selalu menghargai keahlian, warisan, dan tradisi dalam desain.Sebenarnya, ini bukan kali pertama elemen budaya India diadaptasi oleh rumah mode ternama. Sebelumnya, sempat muncul kalung Mangalsutra seharga USD 16.000 atau setara dengan sekitar Rp 261 juta, yang terinspirasi dari perhiasan yang biasa dikenakan perempuan India yang telah menikah.BACA JUGATren dari Milan Fashion Week Fall/Winter 2025Arahan Trend Mode dari Milan Fashion Week 2025Rumah Mode Prada Desain Seragam Astronaut untuk Misi ke Bulan