Sembilan Titik Pasar Murah Akan Digelar Pemprov Lampung hingga Jelang Lebaran

Wait 5 sec.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Evie Fatmawati, saat mendampingi Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela saat meninjau pasar murah yang diselenggarakan Kejati | Foto : Eka Febriani / Lampung GehLampung Geh, Bandar Lampung – Menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemerintah Provinsi melakukan antisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok dengan menggelar pasar murah di sembilan titik.Program ini akan berlangsung sejak awal Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri, bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Evie Fatmawati, menyatakan bahwa pasar murah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya permintaan selama bulan puasa dan Lebaran."Pasar murah memang ada, nanti ada sembilan titik lokasinya, delapan di kabupaten dan satu di tingkat provinsi. Pelaksanaannya dimulai sejak awal Ramadan sampai menjelang Lebaran," ujar Evie pada Rabu (26/2).Penentuan lokasi pasar murah dilakukan berdasarkan hasil pemantauan harga di berbagai daerah. Jika harga bahan pokok di suatu wilayah masih stabil, maka pasar murah tidak akan digelar di daerah tersebut."Kita koordinasikan dengan pemerintah kabupaten/kota. Kalau harga masih bagus, kita tidak masuk. Kalau harga tinggi, kita akan atur," jelasnya.Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Lampung, Mulyadi Irsan | Foto : Eka Febriani / Lampung GehUntuk memastikan kelancaran program ini, Pemprov Lampung menggandeng berbagai pihak, termasuk Bulog dan produsen bahan pokok seperti Champion.Selain itu, Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan juga turut dilibatkan guna menjamin ketersediaan komoditas dengan harga lebih terjangkau.Evie menambahkan bahwa jenis bahan pokok yang dijual di pasar murah akan disesuaikan dengan kondisi harga di lapangan. Jika harga cabai mengalami lonjakan, maka stok cabai akan diperbanyak."Komoditasnya kita sesuaikan dengan kondisi lapangan. Jika harga cabai naik, stok cabai akan kita tambah," tambahnya.Selain menggelar pasar murah, Pemprov Lampung memastikan bahwa stok 12 bahan pokok, termasuk beras, gula, minyak goreng, telur, dan daging, masih mencukupi hingga Mei mendatang.Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Lampung, Mulyadi Irsan, menegaskan bahwa peningkatan permintaan bahan pokok selama Ramadan harus diimbangi dengan ketersediaan pasokan agar inflasi tetap terkendali."Kita menerapkan strategi 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif," jelasnya.Mulyadi juga mengungkapkan bahwa Provinsi Lampung akan memasuki panen raya pada bulan Maret dan April, yang akan memperkuat ketersediaan beras dengan harga stabil."Panen raya akan membuat beras tetap cukup dengan harga terjangkau sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Untuk cabai, kenaikan harga saat ini terjadi karena beberapa daerah menunda panen," pungkasnya. (Cha/Put)