Khofifah Pastikan Stok Pangan di Jawa Timur Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri

Wait 5 sec.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat memantau harga kebutuhan bahan pokok di salah satu pasar. (ANTARA)SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa stok bahan pangan di Jawa Timur dalam kondisi aman dan mencukupi saat bulan Ramadan hingga Idulfitri 1446 Hijriah."Alhamdulillah, stok kebutuhan pokok di Jawa Timur aman dan terkendali. Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar," kata Khofifah di sela kegiatan retreat dikutip ANTARA, Kamis 27 Februarri.Khofifah pun mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian kebutuhan pokok secara berlebihan menjelang bulan suci Ramadhan."Untuk itu, saya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan bijak dalam berbelanja. Tidak perlu melakukan aksi borong atau panic buying," katanya.Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama instansi terkait terus memantau harga dan ketersediaan barang di pasar.Khofifah mengakui adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti cabai rawit, cabai merah besar, bawang merah, telur ayam, dan daging ayam.Harga cabai rawit di pasar saat ini tercatat Rp80.512 per kilogram, naik dari harga acuan Rp40.000–Rp57.000 per kilogram.Sementara itu, harga cabai merah besar mencapai Rp48.645 per kilogram, lebih tinggi dibandingkan harga normal Rp41.886 per kilogram.Bawang merah juga mengalami kenaikan menjadi Rp30.609 per kilogram, meskipun masih berada di bawah harga eceran tertinggi (HET)."Namun prinsipnya stok aman, sehingga tidak perlu ada panic buying atau aksi borong. Jika terjadi aksi borong, justru bisa mengganggu stabilitas dan menyebabkan harga kebutuhan pokok naik, sesuai prinsip hukum pasar supply and demand," ujar Khofifah.Sebagai langkah stabilisasi harga, Pemprov Jatim telah menyiapkan operasi pasar murah di 38 kabupaten/kota.Pemerintah juga akan menindak tegas praktik penimbunan barang yang dapat merugikan konsumen dan mengganggu stabilitas pasar."Kami berharap masyarakat tetap tenang dan membeli sesuai kebutuhan. Dengan demikian, semua orang dapat merasakan kenyamanan dalam menyambut bulan penuh berkah ini," tutur Khofifah.