Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan dalam acara HUT PDIP ke-52 di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Jumat (10/1/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparanJuru Bicara PDIP Perjuangan Ahmad Basarah menjelaskan mengapa Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, bisa leluasa mengeluarkan instruksi harian yang harus dipatuhi oleh seluruh struktural partainya.Basarah mengatakan bahwa posisi Ketua Umum di PDIP memiliki legitimasi kuat karena dipilih dan ditetapkan oleh Kongres partai.Dalam struktur kepartaian PDIP, Kongres memberikan mandat penuh kepada Ketua Umum untuk membentuk kepengurusan partai dan mengambil langkah-langkah strategis guna menjaga keberlangsungan partai.“Kongres memberikan hak prerogatif bagi ketua umum untuk mengambil langkah-langkah strategis ke dalam dan ke luar organisasi utamanya antara lain utamanya untuk menyelamatkan eksistensi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,” kata Basarah dalam konferensi pers di DPP PDIP, Selasa (25/2).Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah berziarah ke makam Fatmawati Soekarno di TPU Karet Bivak, Sabtu (31/12). Foto: Dok. PDIPSehingga, lanjut dia, sikap Megawati mengambil alih koordinasi utama partai usai Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ditahan oleh KPK merupakan hak prerogatifnya sebagai ketua umum untuk mengambil alih seluruh tanggung jawab kepartaian melalui Instruksi Harian.Dengan demikian, menurut Basarah, menjadi hal yang wajar jika para fungsionaris PDIP mendatangi kediaman Megawati di Teuku Umar untuk berkoordinasi dan meminta arahan langsung.Termasuk menunjuk dirinya dan Ronny Thalapessy sebagai juru bicara resmi partai.“Maka atas dasar itu, menjadi wajarlah jika fungsionaris PDI Perjuangan dalam melakukan koordinasi datang langsung ke kediaman beliau di Teuku Umar,” tegasnya.