Donald Trump di dalam pesawat kepresidenan pada Senin (10/2/2025). Foto: Ben Curtis/Pool via ReutersHarga minyak mentah mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Kamis (27/2). Hal ini disebabkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mencabut izin produksi yang diberikan kepada perusahaan minyak besar AS Chevron untuk beroperasi di Venezuela.Dikutip dari Reuters pada Jumat (28/2), harga minyak mentah Brent naik USD 1,51 menjadi USD 74,04 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga naik USD 1,73 menjadi USD 70,35 per barel.Pasar lebih menyukai kejelasan daripada ketidakpastian. Kecuali jika ada jalur yang jelas terkait tarif dan perdamaian Eropa Timur, harga minyak akan tetap defensif dengan reli sporadis dan spontan berdasarkan berita utama," kata Tamas Varga, analis di PVM.Dengan pencabutan izin tersebut berarti Chevron tidak akan dapat lagi mengekspor minyak mentah Venezuela. Jika perusahaan minyak negara Venezuela yakni PDVSA mengekspor minyak yang sebelumnya diekspor oleh Chevron, kilang minyak AS tidak akan dapat membelinya karena sanksi Amerika."Keluarnya Chevron dapat mengurangi produksi (minyak) Venezuela, sehingga memberikan kapasitas OPEC+ untuk meningkatkan produksi. Jika ini terjadi, penyuling minyak pesisir AS dapat menanggung biaya pengadaan yang lebih tinggi," kata analis TD Cowen dalam sebuah catatan.Langkah tersebut juga dapat mengarah pada negosiasi perjanjian baru antara produsen AS dan perusahaan Venezuela PDVSA untuk mengekspor minyak mentah ke tujuan selain AS,Chevron mengekspor sekitar 240.000 barel per hari (bpd) minyak mentah dari operasinya di Venezuela, lebih dari seperempat seluruh produksi minyak di sana.Batu BaraBerdasarkan bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara untuk kontrak pengiriman Maret 2025 terpantau turun USD 1,30 Harga batu bara berada di angka USD 100 per ton.CPOHarga minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) terpantau mengalami kenaikan. Berdasarkan situs Barchart, harga CPO untuk kontrak Mei naik 0,40 persen persen menjadi MYR 4.529 per ton.NikelHarga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) terpantau mengalami kenaikan. Harga nikel naik 1,62 persen menjadi USD 15.832 per ton.TimahHarga timah berdasarkan situs London Metal Exchange (LME) terpantau turun 2,16 persen menjadi USD 31.704 per ton.