Ilustrasi traveler bahagia yang traveling dengan smartphone. Foto: Tom Wang/ShutterstockTren traveling mulai berubah. Jika dulu wisatawan sibuk mengejar destinasi populer demi checklist liburan, kini banyak traveler justru lebih mencari pengalaman yang personal, autentik, dan punya cerita.Hal ini terungkap dalam laporan tahunan yang mengungkap dinamika terbaru perilaku traveler global, Klook Travel Pulse 2026.Mengangkat fokus pada generasi Millennial dan Gen Z sebagai penggerak utama industri pariwisata, riset ini menunjukkan bagaimana traveler kini semakin mengutamakan pengalaman, personalisasi, serta pemanfaatan teknologi dalam perjalanan mereka.Ilustrasi traveling pakai aplikasi Klook. Foto: Dok. KlookBerdasarkan riset terhadap lebih dari 11.000 responden di Asia Pasifik, Eropa, dan Amerika Serikat, Klook menemukan bahwa minat masyarakat untuk traveling tetap tinggi di tengah berbagai tantangan ekonomi, termasuk di Indonesia.Mayoritas traveler Indonesia bahkan tetap memprioritaskan perjalanan wisata dan berencana meningkatkan anggaran traveling mereka di tahun 2026, ini menegaskan bahwa traveling kini telah menjadi bagian penting dari gaya hidup modern.Dalam laporan ini, Klook juga melihat adanya pergeseran signifikan menuju experience-based travel, dimana traveler tidak lagi hanya fokus pada destinasi populer, tetapi lebih mengutamakan pengalaman yang autentik dan bermakna.Mulai dari eksplorasi budaya lokal, atraksi wisata, lokal tur, hingga aktivitas unik yang memberikan pengalaman personal menjadi faktor utama dalam menentukan perjalanan.Associate Manager, Social Media & Content, Klook Indonesia, Syela Syaula dalam acara Klook Explore: "Where Travel is Heading Next" yang digelar di Jakarta pada Rabu (13/5/2026). Foto: Dok. KlookMenurut Klook General Manager, Singapore, Indonesia, Malaysia dan Thailand, Sarah Wan saat ini, traveler tidak lagi hanya berfokus pada destinasi yang ingin dikunjungi, tetapi juga semakin mempertimbangkan pengalaman apa yang bisa mereka rasakan selama perjalanan tersebut."Mereka mencari perjalanan yang lebih personal, relevan dengan minat mereka, serta mampu memberikan emotional connection dan cerita yang bermakna. Dari laporan ini, kami melihat bagaimana preferensi traveler berubah, termasuk dari sisi destinasi, pengalaman perjalanan, hingga pengaruh teknologi terhadap cara orang traveling saat ini,” ujar Sarah seperti dikutip dari keterangan resminya. Media Sosial Jadi KunciTak hanya itu, laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa artificial intelligence (AI) dan media sosial kini menjadi bagian penting dalam setiap tahap perjalanan, mulai dari mencari inspirasi destinasi, menyusun itinerary, hingga melakukan transaksi perjalanan.Kombinasi media sosial dan AI inilah yang membuat pengalaman merencanakan perjalanan menjadi lebih cepat, praktis, seamless, dan personalized.Hampir seluruh traveler Indonesia saat ini terinspirasi dari konten digital saat menentukan destinasi maupun aktivitas wisata yang ingin mereka lakukan.Media sosial kini tidak lagi hanya menjadi tempat berbagi pengalaman, tetapi telah berkembang menjadi travel discovery platform, di mana traveler mencari referensi melalui video, rekomendasi dari content creator, review pengalaman, hingga hidden gems yang sedang viral.Traveler Cari Pengalaman yang Lebih PersonalHead of Marketing Klook Indonesia, Christy Olivia dalam acara Klook Explore: "Where Travel is Heading Next" yang digelar di Jakarta pada Rabu (13/5/2026). Foto: Dok. KlookHead of Marketing Klook Indonesia, Christy Olivia mengatakan, meningkatnya minat terhadap destinasi dan pengalaman yang lebih personal ini tidak lepas dari besarnya pengaruh konten digital dan media sosial dalam proses travel discovery.Hal inilah yang melatarbelakangi hadirnya Klook Kreator, yakni komunitas content creator lifestyle dan travel berbasis affiliate yang saat ini telah berkolaborasi dengan lebih dari 30.000 kreator dari 88 negara, mulai dari nano, mikro, makro, hingga mega kreator.Dalam lebih dari dua tahun terakhir, Klook Kreator turut menjadi bagian penting dalam menghubungkan traveler dengan berbagai pengalaman wisata di seluruh dunia melalui konten perjalanan yang autentik, relatable, dan inspiratif."Kehadiran para kreator ini membantu traveler menemukan cara baru menikmati perjalanan, mulai dari eksplorasi hidden gems, pengalaman budaya lokal, hingga rekomendasi aktivitas unik yang memberikan pengalaman lebih personal dan meaningful," ujar Christy.Ilustrasi traveling ke Jepang. Foto: Dok. KlookKehadiran Klook Kreator juga membantu traveler menemukan pengalaman perjalanan yang unik di berbagai destinasi populer, mulai dari menikmati lanskap alam di Jepang hingga eksplorasi budaya lokal di Vietnam.Dari laporan Klook Travel Pulse 2026 juga terlihat bahwa telah terjadi perubahan destinasi favorit para traveler Indonesia.Meskipun Jepang masih menjadi salah satu destinasi utama, Klook melihat adanya peningkatan minat terhadap secondary cities yang menawarkan pengalaman lebih autentik, immersive, dan tidak terlalu padat wisatawan seperti Hiroshima, Nagoya, Shizuoka, hingga Sapporo.