Polisi Tembak Mati DPO Curanmor Lintas Provinsi di Lampung Timur

Wait 5 sec.

Petugas mengevakuasi pelaku pencurian sepeda motor yang tewas ditembak. Foto: Sinta Yuliana/Lampung GehPelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tewas ditembak polisi, Rabu (3/6). Pelaku berinisial JI itu merupakan warga Jabung, Lampung Timur.Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto mengatakan, JI merupakan buronan atau daftar pencarian orang (DPO) kasus pencurian dengan kekerasan yang telah lama diburu polisi."Sebelumnya kami mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Kemudian kami lakukan penyelidikan dan diketahui DPO tersebut adalah JI," kata Gigih.Menurutnya, JI merupakan bagian dari jaringan curanmor bersenjata api yang sebelumnya telah diungkap polisi di Tangerang. Selain itu, pelaku juga pernah menodongkan senjata api kepada salah satu anggota Polresta Bandar Lampung.Berbekal informasi tersebut, polisi melakukan pencarian hingga akhirnya mengetahui keberadaan pelaku di Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur."Ternyata pelaku berada di Jabung, Lampung Timur. Kami melakukan penangkapan di rumahnya kemudian ditindaklanjuti dengan pengembangan," ujarnya.Namun saat proses pengembangan berlangsung, JI melakukan perlawanan aktif terhadap petugas hingga menyebabkan seorang anggota polisi terluka. Pelaku kemudian berusaha melarikan diri.Polisi mengaku telah memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan oleh pelaku."Kami juga melakukan pengejaran kepada pelaku dengan memberikan tembakan peringatan, tapi tidak diindahkan. Pelaku tetap melarikan diri sehingga sesuai Perkap Nomor 1 Tahun 2009 dilakukan tindakan tegas terukur," jelas Gigih.Setelah dilumpuhkan, pelaku langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan perawatan medis.Berdasarkan keterangan dokter, kondisi pelaku saat itu masih sadar dan memiliki tanda-tanda vital yang baik sehingga polisi sempat melakukan pemeriksaan.Namun di tengah proses tersebut, kondisi pelaku menurun hingga akhirnya kembali mendapatkan penanganan medis."Tim dokter menyampaikan bahwa pelaku dinyatakan meninggal dunia karena kesadaran menurun dan denyut nadi sudah tidak ada," katanya.Gigih juga mengungkapkan bahwa JI merupakan pengguna sabu dan ekstasi. Polisi menduga kondisi tersebut turut memengaruhi perilaku pelaku saat proses pengembangan berlangsung."Pelaku ini merupakan pengguna aktif narkoba jenis sabu dan ineks sehingga pada saat pengembangan sempat melawan petugas," ungkapnya.Selain sebagai pelaku curanmor, JI juga diketahui merupakan residivis kasus narkoba.Polisi kini masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan komplotan curanmor bersenjata api tersebut, termasuk asal-usul senjata api yang digunakan para pelaku."Yang kemarin kami amankan ada empat orang. Sebelumnya juga sudah ada sekitar dua orang dari jaringan yang ditangkap di Tangerang. Untuk senjata api masih kami lakukan pengembangan," pungkasnya.