Dicopot dari Kepala BGN, Intip Isi Garasi Dadan Hindayana yang Senilai Rp 1,4 M

Wait 5 sec.

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana memberikan reaksi seusai rapat koordinasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (3/3/2025). Foto: Yasuyoshi Chiba/AFPSosok yang selalu jadi muka Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana resmi dicopot jabatannya sebagai ketua. Selain dirinya, Presiden Prabowo juga menanggalkan tugas Wakil Kepala BGN yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.Selepas menjabat Ketua BGN, Dadan tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp 9 miliar atau detailnya Rp 9.022.400.000. Terdiri dari Tanah dan Bangunan senilai Rp 5,9 miliar, Harta Bergerak Lainnya Rp 322,4 juta, serta Kas dan Setara Kas Rp 1,4 miliar.Paling menarik bila menilik Alat Transportasi dan Mesin yang nilainya Rp 1,4 miliar, Dadan terlihat memiliki tiga kendaraan yang semuanya adalah mobil SUV. Berikut detailnya.New Mazda CX-5 Foto: dok. Eurokars Mazda IndonesiaMazda CX-5, Tahun 2023, hasil sendiri, dengan nilai taksiran seperti tercantum di dokumen e-LHKPN Rp 675.000.000Honda HR-V, Tahun 2024, hasil sendiri, dengan nilai taksiran seperti tercantum di dokumen e-LHKPN Rp 330.000.000Mazda CX-3, Tahun 2023, hasil sendiri, dengan nilai taksiran seperti tercantum di dokumen e-LHKPN Rp 395.000.000.Selama perjalanannya menjabat Kepala BGN, Dadan tak terlepas dari kontroversi. Utamanya soal pengadaan aset, salah satunya adalah motor listrik pada 2025 sebesar Rp 1,22 triliun (Oktober 2025) untuk jumlah 24.400 unit di wilayah I.Lalu wilayah II nilainya Rp 406,5 miliar pada Mei 2025 dengan jumlah 8.133 unit. Selanjutnya nilai Rp 1,2 triliun pada Juli 2025 dengan status pengadaan kendaraan roda 2 untuk wilayah I, II, dan III. Totalnya 24.400 unit.Pencopotan Dadan Handayani berdasarkan evaluasi kinerjaKepala BGN Dadan Hindayana usai menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas dengan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparanMensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan mengatakan BGN memiliki peran yang sangat penting dalam menjalankan program prioritas Presiden Prabowo. Dia mengatakan Prabowo selalu melakukan evaluasi termasuk BGN."Berkenaan dengan hal tersebut selama kurang lebih satu setengah tahun melakukan monitoring evaluasi maka pada hari ini Selasa 2 Juni 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan melakukan pergantian pimpinan BGN," kata Prasetyo.Dadan merupakan akademisi, peneliti entomologi (ahli serangga) dari IPB University. Ia dilantik pertama kali oleh Presiden Jokowi pada 19 Agustus 2024 sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan melanjutkan kepemimpinan lembaga tersebut di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.