Personil grup musik Padi Reborn Andi Fadly tampil membawakan lagunya saat berkunjung ke kumparan di Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (12/11/2025). Foto: Darryl Ramadhan/kumparanVokalis grup band Padi Reborn sekaligus Staf Ahli Wali Kota Makassar, Fadly, menyambut hangat terpilihnya Kota Makassar sebagai tuan rumah Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026.Penunjukan ini dinilai menjadi angin segar sekaligus kehormatan bagi komunitas kreatif di kawasan Indonesia Timur.Fadly mengungkap, euforia dan antusiasme masyarakat Makassar sudah sangat terasa menyambut perhelatan yang akan berlangsung pada 27 Oktober hingga 1 November 2026.Pemerintah Kota Makassar bersama segenap pemangku kepentingan seni budaya mengaku siap menyukseskan gelaran akbar ini."Makassar tahun ini menjadi tuan rumah dari Konferensi Musik Indonesia, itu adalah kehormatan yang besar buat kami. Bukan hanya pemerintah, tapi semua stakeholder, musisi, dan pelaku budaya yang ada di Makassar, terutama di Sulawesi Selatan, sangat berbahagia," kata Fadly dalam jumpa pers di Jakarta.Personil grup musik Padi Reborn Andi Fadly menjawab pertanyaan wartawan saat berkunjung ke kumparan di Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (12/11/2025). Foto: Darryl Ramadhan/kumparanSebagai musisi berdarah Makassar, pelantun lagu Begitu Indah ini memandang posisi strategis kotanya sebagai pintu gerbang wilayah timur Nusantara.KMI 2026 menurutnya bisa menjaring talenta dari berbagai pelosok, mulai dari Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, hingga Papua, guna terhubung langsung dengan industri musik arus utama."Ini adalah satu sinyal positif atau energi yang baik. Kenapa begitu? Karena ini sudah mulai tersambung jadi satu ekosistem. Apa yang dilakukan oleh pemerintah dan apa yang sudah dilakukan oleh masyarakat ini bertemu di tengah, mulai dari regulasi, fasilitasi, hingga eksekusi," tutur Fadly.Lebih jauh, ia menilai ruang dialog yang difasilitasi dalam KMI akan memberikan kesempatan berharga bagi seniman daerah.Vokalis Padi Reborn Fadly beraksi dalam acara Woke Up Fest 2023 di Senayan, Jakarta, Sabtu (25/2/2023). Foto: Fauzan/ANTARA FOTOMusisi lokal kini memiliki panggung setara untuk belajar manajemen industri, perlindungan hak cipta, hingga adaptasi teknologi digital dan jejaring distribusi global.Fadly berharap KMI 2026 bisa jadi fondasi bagi musisi daerah Timur, agar mendapat apresiasi di kancah nasional maupun mancanegara."Musisi dan pelaku budaya mendapatkan ruang yang semakin besar untuk mengembangkan diri dan mengembangkan jaringan, sembari mencari pola terbaik untuk membangun kedaulatan musik di Indonesia," pungkas Fadly.