Foto: 10 Ribu Liter Air untuk Tekan Dampak Karhutla di Palembang

Wait 5 sec.

Petugas pemadam kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Selatan menyemprotkan air atau water mist saat melintasi Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (14/10). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTOPenyemprotan air sebanyak 10.000 liter per hari tersebut bertujuan untuk meminimalkan debu dan residu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah ruas jalan Kota Palembang yang telah berlangsung sejak Minggu (11/10). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTOHingga saat ini, kabut asap akibat karhutla masih dirasakan masyarakat Palembang meski sejumlah titik kebakaran di dalam kota telah dipadamkan. Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTOFoto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTOPetugas pemadam kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Selatan menyemprotkan air atau water mist di sepanjang Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (14/10).Penyemprotan air sebanyak 10 ribu liter per hari tersebut bertujuan untuk meminimalkan debu dan residu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah ruas jalan Kota Palembang yang telah berlangsung sejak Minggu (11/10).Hingga saat ini, kabut asap akibat karhutla masih dirasakan masyarakat Palembang meski sejumlah titik kebakaran di dalam kota telah dipadamkan.Foto udara petugas dari Damkar Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Provinsi Sumatera Selatan menyemprotkan air atau water mist di sepanjang Jembatan Ampera Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (14/10/2026). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO