Managing Director Stakeholders Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas, saat exclusive group interview, Kamis (26/2/2026). Foto: Fariza/kumparanDanantara Indonesia tengah menunggu hasil tender lahan seluas 32,2 hektare di kawasan Aksat Al-Sadd, Makkah, Arab Saudi, untuk pengembangan Kampung Haji Indonesia. Lahan tersebut berjarak sekitar 650 meter dari Masjidil Haram.Managing Director Stakeholders Management Danantara, Rohan Hafas, menjelaskan pengembangan kawasan tersebut merupakan bagian dari inisiatif Kampung Haji untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia.Jika proses tender berhasil, Indonesia akan memiliki dua aset utama yang dikembangkan untuk mendukung ekosistem Kampung Haji, termasuk kawasan Thakher City District.“Jika proses tender ini berhasil, Indonesia akan memiliki dua aset utama yang akan dikembangkan sebagai kawasan Kampung Haji,” kata Rohan pada acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di JCC, Kamis (15/10).Thakher City District disiapkan di atas 14 plot lahan dengan berbagai fasilitas terintegrasi, mulai dari hotel dan akomodasi, area komersial, tempat ibadah, hingga ruang publik dan fasilitas pendukung lainnya. Kawasan ini dirancang untuk menampung hingga 18.000 jemaah dalam satu waktu.Sebelumnya, Danantara telah mengakuisisi Novotel Thakher Tower melalui anak perusahaannya, PT Danantara Indonesian Management. Hotel tersebut memiliki 1.461 kamar dengan kapasitas sekitar 4.400 jemaah.Pengembangan Kampung Haji merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 15 Tahun 2025 yang memberikan mandat kepada sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk Danantara.