Mulai 12 Oktober, Pembayaran MRT Jakarta Terintegrasi di Reader JakLingko

Wait 5 sec.

Rangkaian kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta melintas memasuki Stasiun ASEAN di Jakarta, Rabu (7/10/2026). Foto: Angga Budhiyanto/ANTARA FOTO PT MRT Jakarta (Perseroda) mengintegrasikan sistem pembayaran tiket dengan JakLingKo. Mulai 12 Oktober 2026, pelanggan yang menggunakan kartu uang elektronik dari sejumlah bank dapat melakukan tap di reader JakLingko yang tersedia di passenger gate stasiun MRT Jakarta.Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo, mengatakan migrasi sistem pengetapan pembayaran tiket ini merupakan bagian dari upaya memperkuat integrasi transportasi publik melalui JakLingKo.Menurut Rendy, integrasi tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih mudah dan nyaman bagi pelanggan, khususnya mereka yang menggunakan lebih dari satu moda transportasi publik."Langkah ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin mudah, nyaman, dan tanpa hambatan, khususnya bagi pelanggan yang menggunakan lebih dari satu moda transportasi publik," kata Rendy dalam rilis resmi nya, Rabu (14/10).Kartu uang elektronik yang dapat digunakan melalui reader JakLingKo meliputi e-Money Mandiri, TapCash BNI, BRIZZI BRI, Flazz BCA, JakCard Bank Jakarta, serta Kartu Multi Trip (KMT)Commuter Line.Ilustrasi penumpang MRT. Foto: Dok. KemenparekrafSelain mempermudah transaksi, integrasi pembayaran ini juga memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk memperoleh tarif integrasi sesuai Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 773 Tahun 2022 tentang Besaran Tarif Layanan Angkutan Umum Massal.Dalam ketentuan tersebut, pelanggan yang menggunakan lebih dari satu moda transportasi publik dapat dikenakan tarif maksimal Rp 10.000 untuk perjalanan selama tiga jam yang melibatkan MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta BRT.Integrasi sistem pembayaran melalui JakLingKo diharapkan dapat mempercepat proses transaksi dan meminimalkan potensi kendala saat pelanggan melakukan tap kartu. Dengan begitu, perjalanan menggunakan transportasi publik diharapkan menjadi lebih nyaman.aat ini, infrastruktur pembayaran JakLingKo telah tersedia di 13 stasiun MRT Jakarta, dengan dukungan 186 reader JakLingKo dan 60 Balance Check Terminal (BCT).Pada periode Januari 2025 hingga Agustus 2026, tercatat 40,86 juta perjalanan pelanggan MRT Jakarta atau 51,10 persen dari total perjalanan menggunakan gate JakLingKo. Sementara itu, sebanyak 5,82 juta perjalanan atau 7,28 persen menggunakan tarif integrasi.Adapun pelanggan yang menggunakan jenis kartu lainnya tetap perlu melakukan pengetapan pada perangkat yang sesuai. Pemegang Kartu Single Trip MRT Jakarta melakukan tap di Gate MRT Jakarta, sedangkan pengguna kartu EMV atau contactless menggunakan Reader EMV.Melalui penguatan integrasi pembayaran ini, MRT Jakarta terus mendorong terciptanya ekosistem transportasi publik yang terintegrasi, inklusif, mudah digunakan, dan terjangkau bagi masyarakat.