Yuni Kartika: Festival SenengMinton Wadah Mengenalkan Bulu Tangkis

Wait 5 sec.

Kegiatan SenengMinton 2026, Kudus, Sabtu (17/10/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparanFestival SenengMinton digelar pada Sabtu (17/10) sampai Minggu (18/10) di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah. Festival ini sebagai wadah mengenalkan dasar permainan bulu tangkis kepada siswa kelas 1,2, dan 3.Festival SenengMinton ini merupakan kolaborasi antara Pengkab PBSI Kudus bersama Bakti Olahraga Djarum Foundation. Ada 360 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dari 24 sekolah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah yang ikut serta.Mereka merupakan siswa kelas 1,2, dan 3. Masing-masing kelas ada 5 siswa yang ikut perlombaan Festival Seneng Minton ini. Selain mengikuti lomba Festival Seneng Minton, mereka juga mengikuti lomba suporter.Sebanyak 24 sekolah yang menjadi binaan Pengkab PBSI Kudus ikut serta di Festival Seneng Minton. Perlombaan dibagi menjadi tiga kategori, yakni kelas 1, kelas 2, dan kelas 3.Masing-masing regu terdiri dari lima siswa. Mereka terbagi menjadi tiga siswa laki-laki dan dua siswa perempuan. Setiap regu mengikuti perlombaan sesuai dengan kategori kelas yang diikuti.Pada babak penyisihan, peringkat regu ditentukan berdasarkan catatan waktu, mulai dari yang tercepat. Regu yang menempati peringkat 1 sampai 8 pada setiap kategori lolos ke babak delapan besar.Selanjutnya, mulai babak delapan besar, perlombaan menggunakan sistem gugur. Setiap regu bertanding melawan regu dari sekolah lain untuk memperebutkan gelar juara.Regu yang menyelesaikan perlombaan dengan waktu lebih cepat dinyatakan sebagai pemenang dan melaju ke babak berikutnya. Kemudian, juara I, juara II, dan juara III bersama mendapatkan piala dan hadiah dari sponsor.Ada tujuh rintangan permainan yang harus dilalui peserta. Terdiri dari Service to Target, Run, Shuttle Run, Drive Target, Pyramid Shuttlecock, Throwing The Shuttlecock, dan Zig Zag Run.Ketua Pengkab PBSI Kudus, Yuni Kartika mengatakan, Festival Seneng Minton menjadi wadah mengenalkan bulu tangkis kepada anak-anak usia dini. Anak-anak usia dini diajak untuk menyukai olahraga tepok bulu ini.Kegiatan SenengMinton 2026, Kudus, Sabtu (17/10/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan"Anak-anak diajak senang dengan olahraga bulu tangkis serta mengenal olahraga bulu tangkis agar lebih baik lagi," katanya saat diwawancarai kumparan, Sabtu (17/10).Menurut Yuni, anak perlu senang terlebih dahulu sebelum terjun lebih jauh menekuni bulu tangkis. Dari Festival Seneng Minton ini anak-anak diajak untuk bergerak dan berolahraga."Olahraga bulu tangkis harus dicari bibit-bibitnya dan yang terutama lagi adalah masyarakat Kudus senang bergerak, senang berolahraga. Jadi mereka selalu sehat terlepas nanti mau menjadi juara bulu tangkis yang hebat apa tidak yang penting kami PBSI Kudus menginspirasi selalu anak-anak untuk bergerak dan bermain bulu tangkis," terangnya.Sejumlah tujuh rintangan permainan pada Festival SenengMinton ini merupakan cerminan gerakan dalam olahraga bulu tangkis. Dimulai dari gerakan dasar agar anak senang dulu."Sebagian besar justru memang gerakan bulu tangkis, hanya, gerakannya merupakan gerakan yang paling dasar. Dalam hal ini gerakan yang tidak menyulitkan anak-anak, tetapi membuat anak-anak senang dan memulai dan mau belajar bulu tangkis lebih jauh lagi," ujarnya.Pihaknya juga sudah mengenalkan beragam gerakan dan teknik dalam permainan bulu tangkis. Ini dilakukan dengan cara mendatangkan pelatih bulu tangkis ke sekolah sebagai salah satu program dari Pengkab PBSI Kudus."Kami ada pelatih badminton yang ke sekolah-sekolah mengajari mereka lewat ekstrakulikuler. Sejauh ini yang menggembirakan adalah selalu ada sekolah-sekolah baru yang mendaftar di Festival Seneng Minton ini," ungkap Yuni.Perihal penentuan juara lomba di Festival Seneng Minton ini, Yuni menyebut para juara diambil dari peraih catatan waktu tercepat. Tetapi di dalam kecepatan itu juga dipastikan kualitasnya harus sesuai dengan peraturan permainan.Secara regulasi permainan, tak ada yang jauh berbeda dengan Festival Seneng Minton edisi tahun-tahun sebelumnya. Kabar baiknya, peserta baru mulai bermunculan.Kegiatan SenengMinton 2026, Kudus, Sabtu (17/10/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan"Ya, tentunya kami terus mengambil sekolah-sekolah baru, yang pasti banyak sekolah-sekolah yang terinspirasi dari tadinya belum mau ikut sekarang sudah mau ikut. Kemudian secara kepintaran, anak-anak ini yang sudah pernah ikut semakin pintar dan juga yang paling hebatnya adalah ketika Festival Seneng Minton ini dipertandingkan, menjadi kejuaraan bulu tangkis pesertanya juga sangat banyak. Jadi ini sangat menggembirakan," terang Yuni Kartika.Selain beradu cepat di tujuh permainan, peserta juga bisa ikutan di lomba suporter. Mereka diajak untuk melihat dan mendukung rekan-rekannya berlomba.Ucapan terima kasih disampaikan kepada para guru yang telah mendukung acara Festival SenengMinton ini. Yuni berharap semua peserta terus bersemangat untuk ikut serta dan semakin tertarik dengan bulu tangkis."Untuk para guru semoga tetap semangat mengajarkan bulu tangkis kepada anak-anak, terus sabar menghadapi anak-anak yang kadang-kadang masih belum terlalu serius. Kemudian, untuk anak-anak, jangan berpikir hari ini menang dan kalah. Hal terpenting kalian semangat terus untuk mencintai bulu tangkis," imbuhnya.