IHSG Anjlok ke Level 4.000an, Pemerintah Akan Gelar Rapat KSSK Bahas Isu MSCI

Wait 5 sec.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Universitas Negeri Semarang (Unnes). Foto: Dok. IstimewaMenteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok ke kisaran 4.961 pada Senin (19/10). Menurut Airlangga, pemerintah akan mencermati perkembangan pasar saham ini.IHSG bergerak di zona merah pada pembukaan perdagangan Senin (19/10). Berdasarkan data Stockbit pukul 09:00 WIB, IHSG dibuka di level 4.961,88 atau turun 4,31 persen.“Nanti kita lihat aja (soal IHSG anjlok),” kata Airlangga saat ditemui di Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta Pusat, Senin (19/10).Airlangga menyebut, jadwal pertemuan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk membahas kondisi pasar dan perkembangan pengumuman MSCI masih akan ditinjau kembali. Pertemuan yang semula dijadwalkan pada Jumat (16/10) itu diharapkan dapat terlaksana dalam waktu dekat.“(Pertemuannya) segera sih. Ada beberapa hal yang kita akan bahas,” sebut Airlangga.Wartawan merekam layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTOAirlangga menegaskan salah satu hal penting yang menjadi perhatian dari pertemuan KSSK adalah reformasi berbasis bukti atau evidence-based reform yang telah dilakukan. Menurut Airlangga, langkah reformasi itu menjadi kunci dalam merespons persoalan yang nantinya berkaitan dengan MSCI."Antara MSCI dan dasar ekonomi kita yang solid itu dalam tanda petik tidak berhubungan,” tutur Airlangga.Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi, pihaknya telah menempuh berbagai langkah untuk memulihkan kondisi pasar Indonesia agar kembali stabil.“Kita udah melakukan berbagai upaya semoga situasinya membaik,” sebut Friderica dalam kesempatan yang sama.Sebelumnya, MSCI membuka konsultasi terkait proposal reklasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market turun menjadi Standalone Market.Lembaga itu akan mengumumkan keputusan akhirnya paling lambat akhir Juni 2027 dan dapat memberikan pembaruan sementara mengenai masukan pelaku pasar selama periode konsultasi.