Astra Otoparts peluncuran logo baru aki Quantum, Foto: Fitra Andrianto/kumparanKetegangan geopolitik internasional serta dinamika rantai pasok global, sempat memberikan tekanan cukup berat bagi industri komponen otomotif nasional. Namun, PT Astra Otoparts Tbk masih bisa mencetak kinerja ekspor positif pada semester pertama tahun ini.Kendala distribusi dan kenaikan biaya bahan baku yang melanda secara global tidak menyurutkan komitmen perusahaan untuk memenuhi kebutuhan aki kendaraan di pasar mancanegara. Strategi komunikasi yang intensif bersama para mitra internasional menjadi kunci keberhasilan melewati masa-masa krisis.Executive in Charge International Operation PT Astra Otoparts Tbk, Ronny Chandra, membeberkan pada kuartal pertama tahun ini sempat menahan pengiriman produk ekspor perusahaan ke beberapa negara tujuan."Tentunya kendala-kendala yang kami hadapi itu waktu benar-benar krisis geopolitik di awal kuartal I, di Maret. Itu terjadi situasi geopolitik dan kami tidak bisa mengirimkan, pengirimannya belum bisa sampai ke customer," ungkap Ronny, Rabu (14/10).Astra Otoparts peluncuran logo baru aki Quantum, Foto: Fitra Andrianto/kumparanMeski proses logistik sempat tersendat, tim ekspor Astra Otoparts terus berdiskusi secara intensif dengan para pembeli di luar negeri untuk mencari jalur logistik alternatif. Langkah tersebut membuahkan hasil hingga pengiriman produk kembali berjalan lancar beberapa bulan setelahnya."Akhirnya kami bisa menemukan dan bisa kirim ke sana di bulan Juni, dan itu yang membuat kami tetap bisa terus menemukan alternatif. Itu yang menyebabkan sebenarnya pertumbuhan penjualan ekspor kami pun juga masih relatif baik," lanjut Ronny.Penjualan aki Astra Otoparts di pasar domestik juga menunjukkan tren yang konsisten positif seiring dengan pemulihan ekonomi nasional. Kondisi ini memberikan fondasi yang kokoh bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan di pasar ekspor.Astra Otoparts peluncuran logo baru aki Quantum, Foto: Fitra Andrianto/kumparanTantangan utama yang masih dihadapi perusahaan saat ini adalah fluktuasi harga bahan baku material baterai yang terdampak langsung oleh konflik geopolitik global. Namun, potensi pasar dinilai tetap terbuka lebar karena kebutuhan aki merupakan kebutuhan pokok kendaraan bermotor."Kenaikan harga material berdampak dan ini menjadi salah satu tantangan. Namun potensi pasarnya tetap ada karena pada dasarnya kebutuhan baterai itu tetap ada, kendaraan tetap beredar," kata Ronny.Dengan adaptasi strategi logistik dan penetapan harga yang tepat, Astra Otoparts optimis kinerja ekspor akan terus berada di jalur positif. "Semester satu tadi masih bisa tumbuh 7,8 persen dan mudah-mudahan kami bisa mempertahankan penjualan itu sampai akhir tahun," tutup Ronny.