Foto: Potret 2 Bulan Pascagempa di Manggarai Timur, NTT

Wait 5 sec.

Sejumlah bangunan rusak akibat gempa bumi di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (19/10/2026). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTOGempa yang mengguncang wilayah Flores pada pertengahan Agustus 2026 menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan sejumlah fasilitas umum, termasuk bangunan sekolah. Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTOBerdasarkan data BNPB per 18 Oktober 2026, sebanyak 118.679 rumah mengalami kerusakan akibat gempa dan gempa susulan. Dari jumlah tersebut, 25.832 rumah di antaranya mengalami rusak berat. Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTOKerusakan juga terjadi pada 2.147 fasilitas pendidikan, 157 fasilitas pelayanan kesehatan, 687 gedung perkantoran, serta 652 rumah ibadah. Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTOHingga kini, dampak gempa masih terlihat di sejumlah wilayah terdampak, termasuk pada bangunan sekolah di Manggarai Timur. Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTOFoto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTOFoto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTOSejumlah bangunan rusak akibat gempa bumi di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (19/10/2026). Gempa yang mengguncang wilayah Flores pada pertengahan Agustus 2026 menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan sejumlah fasilitas umum, termasuk bangunan sekolah.Berdasarkan data BNPB per 18 Oktober 2026, sebanyak 118.679 rumah mengalami kerusakan akibat gempa dan gempa susulan. Dari jumlah tersebut, 25.832 rumah di antaranya mengalami rusak berat.Kerusakan juga terjadi pada 2.147 fasilitas pendidikan, 157 fasilitas pelayanan kesehatan, 687 gedung perkantoran, serta 652 rumah ibadah. Hingga kini, dampak gempa masih terlihat di sejumlah wilayah terdampak, termasuk pada bangunan sekolah di Manggarai Timur.Sejumlah anak bermain sepak bola dengan latar belakang salah satu bangunan sekolah yang rusak akibat gempa pada pertengahan Agustus 2026 di Dusun Waso, Desa Satar Kampas, Lambaleda, Manggarai Timur, NTT, Senin (19/10/2026). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO