Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan perombakan kabinet di Malaysia, Selasa (16/12/2025). Foto: Kantor Perdana Menteri Malaysia/HO/AntaraPerdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengakui kesungguhan Indonesia dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).Anwar melalui media sosial resminya mengatakan mengikuti perkembangan masalah karhutla di Indonesia. Asap akibat karhutla dalam beberapa waktu terakhir berdampak pada kehidupan masyarakat Malaysia."Saya memperaku (mengakui) kesungguhan pemerintah Indonesia yang telah mengerahkan puluhan ribu anggota serta pelbagai aset udara bagi membendung permasalahan yang semakin membimbangkan ini," kata Anwar, dikutip pada Senin (19/10).Ia mengatakan bahwa mengatasi karhutla bukan pekerjaan yang mudah. Apalagi dengan kondisi lahan yang luas dan cuaca yang tidak menentu."Kita sedar bahawa (bahwa) usaha menangani bencana sedemikian bukan suatu tugas yang mudah, apatah (apalagi) lagi dengan keluasan (luasan) kawasan terjejas (terganggu) dan tantangan cuaca yang tidak menentu," katanya.Anwar mengatakan semangat kebersamaan dan hubungan erat antara Malaysia dan Indonesia dibutuhkan untuk menangani bencana yang berdampak lintas negara.Pihaknya juga telah mengusulkan mekanisme kerja sama di tingkat ASEAN untuk memperkuat koordinasi, kesiapsiagaan, dan tindakan kolektif dalam menangani kabut asap."Malaysia berpandangan bahawa cabaran rentas (bahwa tantangan lintas) sempadan harus ditangani dengan tekad dan tanggungjawab bersama. Malah, kita telah pun mengusulkan mekanisme kerja sama di peringkat ASEAN bagi memperkukuh (memperkuat) penyelarasan, kesiapsiagaan dan tindakan kolektif dalam menangani jerebu rentas sempadan," katanya.Malaysia juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan bantuan."Malaysia kekal bersedia menghulurkan bantuan sepertimana (sebagaimana) yang telah ditawarkan sebelum ini. Semangat kejiranan yang sebenar menuntut kita untuk saling mendukung tatkala berdepan (menghadapi) musibah, dengan aspek keselamatan dan kesejahteraan rakyat serantau sentiasa menjadi keutamaan," pungkasnya.