Dari Kucing hingga Ular, 58 Hewan Ikuti Prosesi Pemberkatan di USD

Wait 5 sec.

Ibadah pemberkatan hewan yang digelar Universitas Sanata Dharma di Taman Barat Fakultas Vokasi, Yogyakarta, Sabtu (10/10). Foto: Dok.Istimewa.Lebih dari 58 hewan peliharaan mengikuti ibadat pemberkatan hewan yang digelar Universitas Sanata Dharma (USD) di Taman Barat Fakultas Vokasi, Yogyakarta, Sabtu (10/10). Hewan yang dibawa para peserta beragam, mulai dari kucing, anjing, ikan cupang, kura-kura, hingga ular piton.Kegiatan yang telah berlangsung sejak 2023 ini menjadi agenda tahunan USD untuk memperingati Santo Fransiskus dari Asisi, santo dalam tradisi Katolik yang dikenal memiliki kedekatan dengan binatang dan alam. Peringatannya jatuh setiap 4 Oktober, sementara pelaksanaan pemberkatan di USD menyesuaikan jadwal yang ditetapkan panitia.Ibadah pemberkatan hewan yang digelar Universitas Sanata Dharma di Taman Barat Fakultas Vokasi, Yogyakarta, Sabtu (10/10). Foto: Dok.Istimewa.Anggota Green Team Sanata Dharma sekaligus dosen Pendidikan Matematika USD, Eko Budi Santoso, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut terinspirasi dari teladan Santo Fransiskus yang mengajarkan pentingnya menghormati seluruh ciptaan Tuhan.“(Tahun) 2023 mulai ada kegiatan semacam ini, dan ini menjadi kegiatan tahunan sekarang setiap tanggal 4. Kan tanggal 4 pesta Santo Fransiskus Assisi.” ujar Eko saat ditemui tim Pandangan Jogja, Sabtu (10/10).“Tentu saja Tuhan punya alasan kenapa mereka itu diciptakan dan dan kitalah yang merawat mereka, menjaga mereka dan menyayangi mereka.,” lanjutnya.Tidak ada batasan jenis hewan yang boleh mengikuti pemberkatan ini, selama pemilik mampu menjaga hewan yang dibawa. Kegiatan tersebut juga terbuka secara gratis bagi masyarakat umum dari berbagai latar belakang agama, tidak terbatas pada umat Katolik.“Prinsipnya semua hewan boleh dibawa ya. Sejauh pemiliknya nanti bisa menjaganya.”Ibadah pemberkatan hewan yang digelar Universitas Sanata Dharma di Taman Barat Fakultas Vokasi, Yogyakarta, Sabtu (10/10). Foto: Dok.Istimewa.Menurut Eko, anjing dan kucing menjadi jenis hewan yang paling banyak mengikuti pemberkatan. Namun, dalam beberapa tahun penyelenggaraannya, peserta juga pernah membawa jenis hewan lain, termasuk kelinci.Eko menyebut, animo masyarakat untuk mengikuti pemberkatan hewan sangat tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya hewan peliharaan yang didaftarkan setiap tahunnya. Selain menjadi ruang pertemuan bagi para pemilik hewan, ibadat ini juga mengajak peserta merefleksikan hubungan manusia dengan ciptaan lainnya.Frater Suryo dari Kongregasi Redemptoris, yang bertugas dalam ibadat tersebut, menjelaskan bahwa pemberkatan menjadi kesempatan untuk mensyukuri kehadiran hewan dalam kehidupan manusia. Namun, menurutnya, kepedulian tersebut tidak seharusnya berhenti pada hewan peliharaan.“Jangan hanya sampai di hewan saja, tapi mulai mencintai semua yang lain termasuk cintailah temanmu, saudaramu karena semua ciptaan Allah adalah saudara kita,” kata Suryo.Ibadah pemberkatan hewan yang digelar Universitas Sanata Dharma di Taman Barat Fakultas Vokasi, Yogyakarta, Sabtu (10/10). Foto: Dok.Istimewa.Bagi para peserta, pemberkatan juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan harapan bagi hewan yang mereka rawat. Salah satunya Jason, yang datang membawa kura-kura Brasil bernama Barbar.Jason berharap kura-kura peliharaannya tetap sehat dan dapat terus menemaninya.“Semoga ya diberkati lebih sehat, terus enggak nakal. Ya, sehat selalu sehat selalu menemani aku,” ujarnya.Masyarakat yang ingin mengikuti pemberkatan hewan pada tahun berikutnya dapat memantau informasi melalui akun Instagram Green Team Sanata Dharma. Menurut Eko, pendaftaran biasanya dibuka sekitar dua hingga tiga minggu sebelum kegiatan melalui formulir daring yang disediakan panitia.