Adegan dalam trailer Spider-Man: Brand New Day. Foto: Dok. YouTube Spider-ManSpider-Man: Brand New Day cetak sejarah box office di AS menjadi berita populer sepanjang Senin (3/8). Selain itu, peran-peran ikonik yang pernah dimainkan Diding Boneng juga menjadi sorotan. Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.1. Spider-Man: Brand New Day Cetak Sejarah Box Office di AS Adegan dalam trailer Spider-Man: Brand New Day. Foto: Dok. YouTube Spider-ManFilm superhero terbaru garapan Sony dan Marvel, Spider-Man: Brand New Day, sukses mencetak sejarah epik di pekan pertama debutnya di Amerika Serikat. Tidak tanggung-tanggung, film yang dibintangi oleh Tom Holland ini meraup pendapatan fantastis sebesar US$ 350 juta dari ribuan layar bioskop di Amerika Utara.Pencapaian gila ini otomatis menempatkan petualangan terbaru Peter Parker sebagai film kedua dengan debut domestik terbesar sepanjang sejarah, tepat di bawah Avengers: Endgame yang legendaris. Di tengah isu superhero fatigue yang sempat bikin loyo beberapa film Marvel sebelumnya, performa gemilang si Spidey membuktikan bahwa karakter ini masih punya tempat super spesial di hati para penonton global.Demam Spider-Man ternyata juga menjangkiti tanah air. Berdasarkan data Cinepoint, film arahan sutradara Daniel Cretton ini sukses memecahkan rekor sebagai film dengan penonton hari pertama terbanyak di Indonesia sepanjang tahun 2026 dengan mengantongi lebih dari 590 ribu penonton. Kali ini, penonton disuguhkan dengan cerita yang lebih gelap dan emosional, di mana Peter Parker harus berjuang sendirian tanpa ada satu orang pun yang mengingat identitas aslinya.2. Peran-peran Ikonik yang Pernah Dimainkan Diding BonengAktor senior Diding Boneng. Foto: instagram/@didingasliDunia hiburan tanah air sedang berduka atas kepergian aktor legendaris Diding Boneng. Meskipun sosoknya kini telah tiada, kenangan indah akan akting kocaknya tetap abadi di benak pencinta film Indonesia. Memulai karier dari panggung teater, pemilik nama asli Zainal Abidin ini sukses menorehkan tinta emas lewat berbagai peran ikonik yang menghibur lintas generasi.Publik tentu tidak akan lupa dengan karakter legendarisnya sebagai pelatih satpam gadungan yang absurd dalam film Warkop DKI. Kelakuannya yang konyol dan bikin geregetan di film tersebut sampai sekarang masih sering wara-wiri di media sosial sebagai meme atau potongan video komedi terfavorit. Selain itu, ia juga sangat melekat dengan karakter maling jenaka penyuka onde-onde dalam judul film Warkop lainnya.Hebatnya, talenta Diding Boneng tidak terbatas pada genre komedi saja. Generasi muda masa kini bahkan mengenalnya lewat akting magisnya sebagai Mbah Buyut dalam film horor fenomenal KKN di Desa Penari. Penampilannya yang singkat namun sangat kuat berhasil menghadirkan atmosfer mistis yang mencekam, membuktikan kelasnya sebagai salah satu aktor watak terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.3. Ibunda Ivanka Slank Meninggal DuniaIvan Slank Foto: Kumparan/MunadyKabar duka mendalam juga menyelimuti keluarga besar band legendaris Slank. Ibunda tercinta dari sang pembetot bas, Ivanka Slank, yang bernama Nikma Arifin binti Muchsin, dikabarkan mengembuskan napas terakhirnya pada Senin pagi. Berita duka ini dikonfirmasi langsung oleh pihak perwakilan Slank dan langsung memicu gelombang belasungkawa dari para Slankers di seluruh penjuru negeri.Sebelum berpulang, mendiang ibunda Ivanka diketahui sempat mendapatkan perawatan medis secara intensif di rumah sakit akibat kondisi kesehatannya yang terus menurun. Suasana penuh haru pun langsung terasa di rumah duka yang berlokasi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, di mana para kerabat dekat, tetangga, hingga rekan sesama musisi berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.Sang vokalis Slank, Kaka, terlihat sudah hadir sejak awal di rumah duka untuk menemani sekaligus memberikan kekuatan moral kepada sahabatnya, Ivanka. Berdasarkan rencana dari pihak keluarga, jenazah almarhumah akan dilepas dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir selepas waktu ibadah salat ashar.4. Diding Boneng Idap Asma dan Stroke sebelum Meninggal DuniaAktor senior Diding Boneng ditemui di kediamannya di RW 08 Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparanKepergian aktor kawakan Diding Boneng menyisakan duka yang mendalam bagi dunia perfilman Indonesia. Sebelum mengembuskan napas terakhirnya pada usia 76 tahun, aktor senior yang memiliki nama asli Zainal Abidin Zeta ini ternyata sempat berjuang keras melawan penyakit stroke komplikasi serta penyakit asma bawaan yang dideritanya sejak usia muda.Menurut penuturan sang adik, kondisi kesehatan Diding mulai menurun drastis saat terdeteksi mengidap stroke ketika memeriksakan penyakit maag yang dialaminya. Serangan stroke tersebut bahkan sempat membuat lidah sang aktor menjadi kaku hingga mengalami kesulitan untuk berbicara secara normal, yang mengharuskannya menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama sepuluh hari.Meskipun sempat diperbolehkan pulang karena kondisinya dinilai membaik oleh tim medis, takdir berkata lain. Masalah pernapasan akut kembali menyerang Diding pada Senin pagi hari yang kemudian membuatnya mengembuskan napas terakhirnya, meninggalkan warisan karya komedi legendaris yang tidak akan pernah terlupakan oleh publik tanah air.5. Jenazah Diding Boneng Dimakamkan di TPU Menteng PuloJenazah aktor senior Zainal Abidin alias Diding Boneng dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparanJenazah aktor legendaris Diding Boneng dimakamkan sore hari di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan. Berdasarkan informasi dari pihak keluarga besar di rumah duka kawasan Pegangsaan, prosesi pemakaman dilangsungkan setelah salat ashar. Pihak keluarga juga memutuskan bahwa almarhum akan dimakamkan dalam satu liang lahat yang sama dengan mendiang sang istri tercinta.Detik-detik terakhir kepergian sang aktor diceritakan berlangsung dengan sangat tenang, dikelilingi oleh anak-anak dan saudara terdekatnya yang setia mendampingi melewati masa kritis. Pihak keluarga mengenang mendiang sebagai sosok yang sangat aktif dan tidak bisa diam semasa hidupnya, bahkan sering kali nekat ingin bepergian ke tempat favoritnya di Taman Ismail Marzuki meskipun kondisi fisiknya sedang melemah.Kini, sang seniman panggung telah beristirahat dengan damai setelah berjuang melawan penyakit komplikasi asma, hipertensi, dan stroke. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia hiburan, namun karya-karya emasnya akan terus abadi menghibur masyarakat Indonesia.