Basarnas Ungkap Kendala yang Dihadapi saat Evakuasi Korban KM Mutiara Sentosa 2

Wait 5 sec.

Kapal Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). Foto: Umarul Faruq/ANTARA FOTOKepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengungkapkan proses evakuasi korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, sempat terkendala cuaca buruk.Meski demikian, tim SAR berhasil mengevakuasi seluruh korban yang ditemukan dalam waktu satu hari berkat bantuan kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian."Kita tahu bahwa saat kejadian kondisi cuaca di perairan memang tidak baik. Karena itu proses evakuasi memakan waktu. Namun, alhamdulillah dalam satu hari seluruh korban yang ditemukan berhasil dievakuasi dengan bantuan kapal-kapal yang melintas," kata Syafii di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8).Syafii menjelaskan, untuk memaksimalkan operasi pencarian, Basarnas menggunakan aplikasi navigasi khusus yang membantu menentukan pola pencarian berdasarkan kondisi di lapangan."Kami memiliki aplikasi yang membantu kapal SAR dalam melaksanakan pola pencarian. Data seperti arah angin, tinggi gelombang, kecepatan gelombang, dan kecepatan arus menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan pola operasi SAR," ujarnya.Ia menambahkan, penyisiran di perairan utara Sumenep masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada korban lain yang belum ditemukan."Saat ini Kapal SAR Permadi milik Basarnas Surabaya masih melaksanakan operasi pencarian. Kami berharap seluruh korban sudah ditemukan sehingga operasi pencarian tidak lagi menemukan adanya korban," pungkasnya.Total 234 penumpang telah dievakuasi, 5 orang tewas dan 2 masih dinyatakan hilang.