Di Indonesia, literatur mengenai intelijen masih menghadapi persoalan mendasar, yaitu kelangkaan buku yang membahas intelijen sebagai disiplin ilmu. Sebagian besar buku yang beredar lebih banyak mengangkat sejarah lembaga intelijen, pengalaman operasi, memoar pelaku, atau kisah-kisah populer mengenai spionase.