Ilustrasi pasangan baikan setelah bertengkar. Foto: Rachata Teyparsit/ShutterstockTernyata, tidak semua pria merasa kesal ketika dimarahi pasangan. Sebaliknya, sebagian justru menganggap teguran sebagai tanda bahwa dirinya masih diperhatikan dan hubungan mereka masih memiliki kepedulian emosional.Hal ini terungkap dalam survei yang dilakukan oleh Relationship Insights Asia pada 2024. Survei tersebut menemukan bahwa 78% pria mengalami domestic thrill syndrome, yaitu istilah yang menggambarkan perasaan lega, senang, atau bahagia saat mendapat teguran dari orang yang dicintainya.Dalam konteks hubungan romantis, teguran sering kali dipandang sebagai bentuk perhatian, kasih sayang, dan keterlibatan emosional. Bagi sebagian pria, kemarahan pasangan bukan sekadar ekspresi emosi negatif, tetapi juga menunjukkan bahwa pasangan masih peduli dan ingin memperbaiki hubungan yang sedang dijalani.Pria Merasa 'Dimarahi' adalah Bentuk Perhatian Pasangan Ilustrasi pasangan baikan setelah bertengkar. Foto: Rachata Teyparsit/ShutterstockSurvei tersebut juga menemukan beberapa temuan menarik lainnya, yaitu: 78% pria mengaku merasa senang dimarahi karena menganggap hal itu sebagai tanda bahwa pasangan masih memperhatikan mereka.65% pria mengatakan teguran dari pasangan membuat mereka lebih sadar terhadap kesalahan yang dilakukan dan terdorong untuk memperbaikinya.Sementara itu, 22% pria mengaku lebih nyaman jika dimarahi secara privat dibandingkan di depan orang lain, karena berkaitan dengan harga diri dan rasa malu.Meski demikian, cara menyampaikan teguran tetap menjadi faktor penting. Teguran yang disampaikan dengan tenang, jelas, dan saling menghormati dinilai lebih efektif untuk membangun komunikasi dibandingkan kemarahan yang disertai hinaan atau mempermalukan pasangan di depan orang lain.Temuan ini menunjukkan bahwa bagi sebagian pria, dimarahi pasangan tidak selalu dimaknai sebagai pengalaman yang negatif. Selama disampaikan dengan cara yang sehat, teguran justru dapat menjadi sinyal bahwa hubungan masih dipenuhi perhatian, kepedulian, dan keinginan untuk tumbuh bersama.