Titik api yang terlihat di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Selasa (4/8/2026). Foto: Dok. IstimewaKebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sudah memasuki hari ke dua, Selasa (4/8). Petugas masih berjibaku memadamkan titik api yang berada di tebing kanan Blok Bantengan dengan kemiringan mencapai 80 derajat. Ketua Masyarakat Peduli Api (MPA) Ngadas, Sampotono, mengatakan sejak Senin malam tim relawan MPA Ngadas telah bergerak menuju lokasi kebakaran.Namun, kondisi medan yang sulit dan minimnya pencahayaan membuat proses penanganan baru dapat dilakukan pada Selasa pagi (4/8)."Titik-titik api sekarang masih di tebing. Jadi kita sulit untuk menjangkau, medannya nggak bisa kita jangkau," ujar Sampotono saat dikonfirmasi, Selasa pagi.Titik api yang terlihat di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Selasa (4/8/2026). Foto: Dok. IstimewaTim gabungan yang terdiri atas petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS), BPBD Kabupaten Malang dan Lumajang, TNI-Polri, serta relawan masyarakat sekitar terus berupaya memadamkan api.Sejauh ini, petugas masih mengandalkan metode manual dengan memukul titik api menggunakan ranting pohon karena lokasi kebakaran sulit dijangkau."Untuk antisipasi tentang meluasnya kebakaran, nanti dibantu sama warga lokal, khususnya warga Desa Ngadas, untuk membuat sekat agar mencegah meluasnya kebakaran," kata Sampotono.Saat ini, petugas gabungan juga berupaya mendatangkan kendaraan yang membawa tandon air beserta selang penyemprot. Metode tersebut dipilih karena sumber air berada jauh dari lokasi titik api."Nanti ada sebagian membawa tandon air pakai mesin. Jadi nanti kita selang, kita semprot ke titik apinya," tuturnya.