Senyaman Apa Duduk di Wuling Aira ev?

Wait 5 sec.

Wuling Motors Indonesia umumkan harga resmi mobil listrik Wuling Aira ev pada ajang GIIAS 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Rabu (29/7/2026). Foto: Sena Pratama/kumparanMobil setrum (EV) mungil identik dengan kabin yang sempit, mungkin itu kesan yang pertama kali dipikirkan kala melihat Wuling Aira ev. Rasa penasaran itu coba awak kumparan jawab dengan langsung duduk di kursi depan dan belakang mobil teranyar dari Wuling tersebut.Dengan tinggi badan sekitar 170 cm, posisi duduk di kursi pengemudi terasa cukup nyaman. Headroom masih menyisakan ruang sekitar lima jari, kepala tidak terasa dekat dengan atap kabin. Posisi duduknya juga cukup tegak dengan headrest yang tinggi, membuat sandaran kepala terasa pas saat menopang tubuh.Material jok memang masih menggunakan fabric. Kendati demikian, bantalan jok terasa cukup empuk dan nyaman saat pertama kali diduduki. Dari balik kemudi, pandangan ke depan juga terasa lapang berkat kaca depan yang lebar.Wuling Aira ev versi setir kanan yang diproduksi di fasilitas PT SGMW Motor Indonesia. Foto: Sena Pratama/kumparanKesan sempit yang sempat muncul sebelum masuk ke dalam kabin pun perlahan hilang. Setidaknya saat berada di balik kemudi, Aira ev mampu menawarkan ruang yang cukup nyaman untuk menunjang mobilitas sehari-hari.Berpindah ke bangku belakang, ruang yang ditawarkan ternyata masih cukup lega untuk penumpang dengan tinggi sekitar 170 cm. Jarak antara lutut dan sandaran kursi depan masih menyisakan sekitar empat jari, sementara ruang kepala juga masih lega dengan sisa sekitar lima jari dari atap.Sensasi duduk di belakang memang tidak selapang mobil dengan dimensi lebih besar. Untuk penggunaan harian di dalam kota, ruang kaki dan kepala yang tersedia masih tergolong mencukupi, terutama untuk perjalanan jarak pendek hingga menengah.Wuling Aira ev versi setir kanan yang diproduksi di fasilitas PT SGMW Motor Indonesia. Foto: Sena Pratama/kumparanSama seperti di baris depan, jok belakang dibalut material fabric dengan bantalan yang cukup empuk. Desain sandaran kepala dibuat lebih pendek dan menyatu dengan jok untuk memberikan tampilan yang lebih rapi.Fasilitas untuk penumpang belakang juga dibuat sederhana, tidak ada ventilasi AC maupun port pengisian daya. Wuling hanya menyediakan kantong penyimpanan kecil di sisi kanan dan kiri kabin.Dari pengalaman duduk di dua baris kabinnya, Wuling Aira EV menunjukkan bahwa ukuran mungil tidak selalu berarti ruang interior terasa sempit. Baris depan menawarkan posisi duduk yang nyaman untuk pengemudi, sementara bangku belakang masih cukup akomodatif bagi penumpang.