Bandit Serang Desa di Nigeria: 12 Orang Tewas, Perempuan dan Anak-anak Diculik

Wait 5 sec.

Petugas keamanan menjaga Gubernur Negara Bagian Ondo Rotimi Akeredolu saat mengunjungi para korban serangan bom di gereja Katolik St. Francis, di Owo, Nigeria, 5 Juni 2022. Foto: REUTERS/Stringer12 orang tewas setelah sekelompok pria bersenjata menyerang Desa Lajinge di Negara Bagian Sokoto, Nigeria barat laut, pada Sabtu (2/8) malam. Dalam serangan yang berlangsung selama beberapa jam itu, para pelaku juga menculik sejumlah perempuan dan anak-anak.Menurut keterangan warga kepada Reuters, para penyerang memasuki desa sekitar pukul 23.00 waktu setempat dan terus beraksi hingga sekitar pukul 03.00 dini hari.Selain menembaki warga, kelompok bersenjata itu membakar sejumlah rumah dan membawa kabur ternak milik penduduk.Seorang warga, Auwal Hassan, mengatakan sedikitnya 12 orang meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka-luka."Mereka membunuh sedikitnya 12 orang, melukai empat lainnya, menculik perempuan dan anak-anak setelah mencuri banyak ternak," kata Hassan dikutip Reuters.Hassan mengungkapkan enam korban tewas berasal dari satu keluarga. Mereka meninggal setelah rumah yang ditempati dibakar oleh para pelaku.Hingga kini, aparat keamanan masih mendata jumlah pasti korban penculikan maupun kerugian akibat serangan tersebut.Ilustrasi penembakan. Foto: Shutter StockJuru bicara Kepolisian Negara Bagian Sokoto, Ahmed Rufai, mengatakan pihaknya telah membuka penyelidikan dan akan menyampaikan perkembangan kasus setelah proses investigasi berjalan.Wilayah barat laut Nigeria dalam beberapa tahun terakhir kerap dilanda aksi kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata yang dikenal sebagai bandit. Kelompok ini sering menyerang desa-desa, menewaskan warga, menculik penduduk untuk meminta uang tebusan, serta merampas ternak sebagai sumber pendanaan mereka.Serangan di Sokoto terjadi hanya sepekan setelah insiden serupa di Negara Bagian Zamfara, wilayah yang berbatasan dengan Sokoto. Dalam serangan tersebut, sedikitnya 24 petani dilaporkan tewas akibat aksi kelompok bersenjata.