Bocah di Tangsel Hilang Usai Pamit Jajan ke Warung, Ibu Menangis Datangi Polisi

Wait 5 sec.

Seorang ibu bernama Nurjanah menangis histeris saat melaporkan anaknya yang hilang di pos polisi kawasan Graha Bunga, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Selasa (4/8). Foto: Dok. IstimewaSeorang ibu bernama Nurjanah menangis histeris saat mendatangi pos polisi yang berada di wilayah Graha Bunga, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (3/8) petang.Kedatangannya untuk meminta bantuan karena anaknya, Ario Pratama Danianto (10), tak kunjung pulang setelah berpamitan untuk jajan sejak Minggu (2/8) siang.Nurjanah merupakan warga Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Ia mengaku terus mencari putranya seorang diri dengan harapan dapat menemukan keberadaannya. Namun, hingga lebih dari satu hari pencarian dilakukan, Ario belum juga ditemukan.Peristiwa bermula ketika Ario berpamitan membeli jajanan di warung yang berada tidak jauh dari rumah. Sang ibu sempat mengingatkan agar anaknya tidak pergi terlalu lama karena ayahnya akan segera pulang.Tak lama kemudian, Ario sempat kembali dan mengatakan warung masih tutup karena pemiliknya sedang bersiap membuka usaha.Saat Nurjanah masuk ke rumah untuk membuatkan susu bagi adik Ario yang sedang sakit, putranya kembali keluar. Ketika dipanggil beberapa saat kemudian, Ario sudah tidak berada di depan rumah. Sepeda yang biasa digunakannya juga ikut hilang.Nurjanah awalnya mengira Ario kembali ke warung. Namun, setelah dicek, warung tersebut masih tutup dan pemiliknya mengaku tidak melihat Ario datang.Sejak saat itu, Nurjanah bersama suaminya mencari ke berbagai lokasi, mulai dari lingkungan sekitar, rumah kerabat, hingga menyebarkan informasi melalui grup sekolah, RT, dan RW. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.“Saya cari tuh di kampung situ enggak ada juga, sampai sore. Makanya saya panik. Saya sama bapaknya muter-muter ke mana saja enggak ketemu, sampai ke rumah neneknya dua kali juga enggak ada,” ujar Nurjanah kepada wartawan, Senin (3/8).Seorang ibu bernama Nurjanah menangis histeris saat melaporkan anaknya yang hilang di pos polisi kawasan Graha Bunga, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Selasa (4/8). Foto: Dok. IstimewaPerjuangan Nurjanah akhirnya diketahui jajaran Polsek Pinang. Mendapat informasi dari masyarakat, personel kepolisian langsung menjemput Nurjanah yang saat itu berada di kawasan Pondok Aren untuk memberikan pendampingan.Kapolsek Pinang, Adityo Wijanarko, mengatakan pihaknya segera membuatkan laporan resmi agar proses pencarian dapat dilakukan secepat mungkin."Kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada warga Kunciran, Ibu Nurjanah, yang melaporkan anaknya meninggalkan rumah. Setelah menerima informasi tersebut, kami menjemput Ibu Nurjanah untuk dibawa ke Polsek Pinang dan dibuatkan laporan anak meninggalkan rumah,” katanya.Ario Pratama Danianto. dok IstimewaUsai proses administrasi selesai, petugas mengantarkan Nurjanah kembali ke rumah. Polisi juga langsung mengerahkan personel untuk membantu pencarian dengan berkoordinasi bersama masyarakat dan berbagai pihak.“Kami merespons setiap laporan masyarakat. Selain menjemput Ibu Nurjanah yang berjalan kaki dari Kunciran hingga Pondok Aren (jaraknya sekitar 7 km), kami juga membuatkan laporan, mengantarkan beliau pulang, dan menggerakkan anggota untuk membantu mencari putranya. Mudah-mudahan dengan doa kita semua, anak ini segera ditemukan dan dapat berkumpul kembali bersama keluarganya,” ujar Adityo.Kapolsek Pinang juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda melapor apabila ada anggota keluarga, terutama anak-anak, yang tidak kunjung pulang dalam waktu yang tidak wajar.“Apabila terjadi hal yang membutuhkan bantuan kepolisian, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan darurat 110 agar anggota kami bisa segera turun ke lapangan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.