Tanam 350 Mangrove dan Angkut 202 Kilogram Sampah, Otorita IKN Ajak Warga Jadikan Peduli Lingkungan sebagai Gaya Hidup

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, NUSANTARA – Pantai Tanah Merah di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Samboja, menjadi lokasi aksi kolaboratif Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama berbagai pemangku kepentingan dalam upaya menjaga ekosistem pesisir dan mengendalikan dampak perubahan iklim.Melalui kegiatan Aksi Bersih Pantai dan Penanaman Mangrove yang digelar pada Sabtu (13/6/2026), peserta tidak hanya melakukan penanaman pohon, tetapi juga mengampanyekan pentingnya menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 yang mengusung tema “Saatnya Beraksi untuk Iklim.”Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, mengatakan Pantai Tanah Merah memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir di kawasan IKN. Karena itu, upaya perlindungan lingkungan harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak.“Kegiatan seperti ini bukan kegiatan seremonial, tetapi aksi nyata yang dilakukan Otorita IKN bersama para mitra dan pemangku kepentingan lainnya. Hari ini kita melakukan aksi bersih pantai dan menanam 350 bibit mangrove. Ini tentu tidak cukup dan tidak berhenti sampai di sini, karena upaya pemulihan ekosistem mangrove di IKN akan terus dilakukan,” ujar Myrna. lihat foto Otorita IKN melakukan Aksi Bersih Pantai dan Penanaman Mangrove di Pantai Tanah Merah di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Samboja yang digelar pada Sabtu (13/6/2026). Foto: HO/HUmas Otorita IKNSelain menanam mangrove, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan edukatif, mulai dari pengenalan ekosistem mangrove, pengelolaan sampah, pemilahan sampah, hingga aksi bersih pantai.Dari kegiatan tersebut, terkumpul sebanyak 202,7 kilogram sampah yang kemudian dipilah berdasarkan jenisnya untuk memudahkan proses pengelolaan lebih lanjut.Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari PT Pertamina Hulu Mahakam yang menyediakan bibit mangrove untuk ditanam di kawasan pesisir.Kepala Lapangan Senipah, Peciko, dan South Mahakam PT Pertamina Hulu Mahakam, Billy Sunyoto, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung program pelestarian lingkungan yang dijalankan Otorita IKN.“Kami sebagai perusahaan yang beroperasi di area Otorita IKN berkomitmen untuk mendukung aktivitas Otorita IKN. Di acara ini, kami juga berkontribusi dengan memberikan 500 bibit pohon bakau jenis rhizophora mucronata atau bakau hitam,” katanya.Sementara itu, Camat Samboja, Damsik, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi bersih pantai dan penanaman mangrove menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan sekaligus melanjutkan berbagai program pemulihan ekosistem yang telah dilakukan sebelumnya di wilayah Samboja.“Kegiatan ini sangat luar biasa, khususnya untuk Kecamatan Samboja terkait lingkungan. Hari ini aksi nyata itu bukan hanya seremoni, tetapi bukti kepedulian kita terhadap lingkungan di Kecamatan Samboja,” ujarnya.Myrna menegaskan bahwa menjaga kawasan pesisir tidak cukup hanya dengan menanam pohon. Perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dan menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan ekosistem.Karena itu, Otorita IKN mengajak pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, masyarakat, hingga para pengunjung pantai untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan pesisir dengan tidak membuang sampah sembarangan serta mulai membiasakan pemilahan sampah sejak dari sumbernya. lihat foto Otorita IKN melakukan Aksi Bersih Pantai dan Penanaman Mangrove di Pantai Tanah Merah di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Samboja yang digelar pada Sabtu (13/6/2026). Foto: HO/HUmas Otorita IKN“Upaya penyelamatan lingkungan dan pengendalian perubahan iklim ini tidak bisa dilakukan sendiri, apalagi hanya oleh Otorita IKN. Ini harus dilakukan oleh semua pihak, menjadi gerakan bersama, dan lebih penting lagi menjadi gaya hidup,” tutup Myrna.Melalui aksi sederhana seperti menanam mangrove dan menjaga kebersihan pantai, masyarakat diajak untuk menjadi bagian dari perubahan. Sebab, langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama dapat memberikan dampak besar bagi masa depan lingkungan dan keberlanjutan kawasan Ibu Kota Nusantara. (*/Humas Otorita IKN)