Aktivitas produksi mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) GAC AION V di fasilitas perakitan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) milik PT National Assemblers (Indomobil Group) di Purwakarta, Jabar, Selasa (10/6/2025). Foto: Indomobil GroupPT Indomobil National Distributor yang juga agen pemegang merek Leapmotor memastikan produk terbarunya dari Leapmotor, akan dirakit di dalam negeri. Fasilitasnya menggunakan pabrik PT National Assembler (NA) di Jawa Barat.Mereka memastikan lokalisasi lini produk mobil listrik asal China tersebut dalam waktu dekat. Model pertama yang akan dibuat di bumi adalah B10, dan dikatakan menyusul produk-produk Leapmotor lainnya.Meski berada di bawah payung grup perusahaan yang sama, fasilitas perakitan untuk Leapmotor dipastikan tidak akan bercampur dengan merek elektrifikasi Indomobil lainnya. Proses produksi massal kendaraan ini bakal dialokasikan ke pabrik yang berbeda demi menjaga fokus dan kualitas output masing-masing merek."Jadi PT sama, cuma pabrik yang digunakan oleh AION dan Leapmotor ini nanti tetap beda, ya," ujar Chief Executive Officer (CEO) PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw di Bandung (17/6) malam.Aktivitas produksi mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) GAC AION V di fasilitas perakitan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) milik PT National Assemblers (Indomobil Group) di Purwakarta, Jabar, Selasa (10/6/2025). Foto: Indomobil GroupSecara kalkulasi teknis di lapangan, kesiapan kapasitas produksi awal dari pabrik National Assembler ini diklaim sudah sangat matang dan berada dalam posisi siap jalan. Target operasional perdana dipatok menggunakan parameter Job Per Hour (JPH) yang terukur untuk memenuhi kuota permintaan pasar di tahap awal."Secara kapasitas produksi tahap awal Leapmotor itu sudah siap, ready dengan JPH 5 unit. JPH itu artinya setiap satu jam kemampuan produksinya adalah 5 (unit)," tambah Tan Kim Piauw secara rinci.Kendati tahap awal hanya dipatok sebanyak 5 unit per jam, potensi riil dari lini produksi di pabrik tersebut sebenarnya bisa jauh lebih besar. Jika permintaan pasar melonjak tajam, konfigurasi lini produksi pabrik sangat fleksibel untuk ditingkatkan ke level maksimal.Media first drive mobil listrik Leapmotor B10. Foto: Dok. Leapmotor Pihak manajemen mengungkapkan bahwa kapasitas ideal dari fasilitas manufaktur tersebut sebenarnya mampu mengawal proses perakitan hingga menyentuh angka 15 unit per jam. Namun, untuk menjaga ritme efisiensi kerja di awal peluncuran, target 5 unit dirasa paling realistis untuk diterapkan.Melalui skema target awal 5 unit per jam dengan durasi waktu kerja standar 8 jam sehari, pabrik ini diproyeksikan mampu menelurkan sebanyak 40 unit mobil listrik dalam satu hari. Jika dikalkulasikan dengan masa 20 hari kerja aktif, maka total output bulanan yang dihasilkan bisa menyentuh angka 800 unit."Lalu 800 unit dikali 12 (bulan) jadi sekitar 9 ribuan unit. Itu masih menggunakan satu shift, ya," beber Tan Kim Piauw.Bakal boyong model Leapmotor lainnyaLeapmotor C10. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanTerkait peta produk yang bakal masuk jalur perakitan lokal, Indomobil mengkonfirmasi bahwa model SUV ringkas Leapmotor B10 sudah masuk dalam daftar tunggu utama yang pasti diproduksi. Di luar model tersebut, perusahaan juga sedang melakukan evaluasi mendalam untuk memboyong sang kakak, Leapmotor C10.Studi kelayakan serta komunikasi intensif dengan pihak prinsipal global terus dilakukan demi melihat potensi pasar dari SUV medium C10 tersebut. Indomobil menargetkan untuk bisa mendatangkan lini produk tambahan itu ke pasar domestik setidaknya pada sisa periode tahun ini.Proses meluncurkan model baru di pasar Indonesia diakui membutuhkan persiapan yang sangat kompleks dari berbagai aspek legalitas maupun teknis. Salah satu fokus utama yang sedang digarap secara serius oleh tim internal saat ini adalah pemenuhan ambang batas Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)."Jadi kami lagi kerjakan dari beberapa sisi, mudah-mudahan tahun ini kita bisa bawa lebih dari satu, ya," pungkas Tan Kim Piauw.