Airlangga soal Harga BBM Nonsubsidi: Lihat Implementasi Perdamaian AS-Iran Dulu

Wait 5 sec.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti rapat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/5/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTOMenko Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara soal nasib harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi usai adanya kabar kesepakatan damai antara Iran-Amerika Serikat (AS).Airlangga mengatakan pemerintah masih akan mencermati implementasi perjanjian damai antara AS dan Iran sebelum melihat kemungkinan penyesuaian harga BBM nonsubsidi di dalam negeri.Menurut Airlangga, meski ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai mereda, dampaknya terhadap pasar energi global belum bisa langsung diterjemahkan menjadi penurunan harga bahan bakar.“Ya, pertama penandatanganan (perjanjian damai Iran-AS) besok (19 Juni) benar benar dilaksanakan. Dengan kembali terbukanya Selat Hormuz, kan, kita baru lihat penyesuaian terhadap harga lagi. Ini, kan, tidak otomatis kita lihat juga implementasi dari perjanjian perdamaian,” kata Airlangga di Istana Negarta, Jakarta, Kamis (18/6).Ilustrasi Selat Hormuz. Foto: La Terase/ShutterstockSaat ditanya berapa lama masyarakat harus menunggu hingga harga BBM non-subsidi seperti Perrtamax berpotensi mengalami penurunan, Airlangga belum memberikan perkiraan waktu yang pasti.“Ya, kita lihat barangnya sampai mana,” ujarnya.Dia juga belum memastikan apakah pemerintah akan menyiapkan bauran kebijakan tambahan untuk merespons perkembangan harga energi global. “Nanti kita lihat,” tuturnya.