Moreno Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Program Makan Bergizi Gratis

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, MALANG - Anggota DPR RI Moreno Soeprapto menegaskan pemerintah terbuka terhadap kritik masyarakat, termasuk terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).Usai menghadiri Apel Akbar dan Senam Bersama Simpatisan MBG Malang Raya di Alun-Alun Tugu, Balai Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu, Moreno mengatakan pemerintah terus menampung masukan masyarakat melalui perbaikan tata kelola Badan Gizi Nasional  dan peningkatan pelaksanaan program di lapangan.“Pemerintah terus melakukan evaluasi dan perbaikan. Itu menunjukkan pemerintah tidak anti terhadap kritik masyarakat,” ujar Moreno.Menurutnya, kritik merupakan bagian penting dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan masyarakat agar menyampaikan kritik secara konstruktif dan tidak menyebarkan ujaran kebencian yang dapat memecah persatuan bangsa.Moreno mengajak masyarakat, DPR RI, dan pemerintah bersama-sama mengawal program MBG agar berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.“Kita ingin mewujudkan Indonesia Emas. Karena itu, kita harus menyiapkan generasi penerus dengan baik. Jangan sampai sejak dini mereka terbiasa menghujat dan membenci,” katanya.Moreno menilai program MBG tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.Ia menyebut program MBG meningkatkan permintaan pasar terhadap hasil produksi petani dan peternak di Malang Raya sehingga pendapatan mereka ikut meningkat.“Mereka mendapatkan pasar yang lebih luas sehingga pendapatannya ikut meningkat,” ujarnya.Moreno juga menegaskan bahwa Apel Akbar dan Senam Bersama Simpatisan MBG Malang Raya lahir dari inisiatif masyarakat yang merasakan langsung manfaat program tersebut.“Ini bukan aksi tandingan. Kegiatan ini murni spontanitas masyarakat Malang Raya,” tuturnya.Ribuan peserta mengikuti Apel Akbar dan Senam Bersama Simpatisan MBG Malang Raya. Mereka memadati kawasan Alun-Alun Tugu sejak pukul 06.30 WIB, lalu meninggalkan lokasi secara tertib sekitar pukul 10.50 WIB. (*)