BorneoFlash.com, KUKAR – Ketersediaan tenaga pendidik masih menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Hingga Februari 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar mencatat sebanyak 6.191 guru masih aktif mengajar di berbagai satuan pendidikan yang tersebar di wilayah tersebut.Jumlah tersebut menjadi kekuatan utama dalam mendukung proses belajar mengajar sekaligus memastikan pelayanan pendidikan kepada peserta didik tetap berjalan dengan baik. Di tengah berbagai dinamika yang dihadapi sektor pendidikan, keberadaan tenaga pengajar dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga mutu pembelajaran di sekolah.Kepala Bidang Kurikulum, Pengembangan Bahasa dan Sastra, Perizinan Pendidikan, Pendidik dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kukar, Tulus Sutopo, mengatakan ribuan guru yang masih aktif mengajar saat ini menjadi penopang utama penyelenggaraan pendidikan di daerah."Tenaga guru yang ada saat ini menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah," ucapnya, pada Sabtu (20/6/2026) Menurut Tulus, kebutuhan tenaga pendidik harus terus dipantau karena setiap tahun terdapat guru yang memasuki masa purnatugas. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ketersediaan tenaga pengajar di sekolah."Ada saja guru yang pensiun setiap tahunnya, sehingga kebutuhan tenaga pengajar tetap harus menjadi perhatian," katanya.Ia menjelaskan, salah satu posisi yang memiliki peran penting dalam sistem pendidikan adalah guru kelas. Selain bertugas menyampaikan materi pembelajaran, guru kelas juga berperan dalam mendampingi perkembangan peserta didik selama proses belajar berlangsung."Yang menangani murid dalam satu kelas secara langsung adalah guru kelas, sehingga perannya sangat penting dalam proses pembelajaran," jelas Tulus.Disdikbud Kukar terus melakukan pemetaan kebutuhan tenaga pendidik untuk memastikan seluruh sekolah memiliki sumber daya yang memadai. Langkah tersebut dilakukan agar kualitas layanan pendidikan tetap terjaga dan proses pembelajaran dapat berjalan secara optimal."Yang paling utama adalah bagaimana layanan pendidikan kepada peserta didik tetap berjalan dengan baik dan kebutuhan guru di sekolah dapat terpenuhi," tuturnya.Di sisi lain, pemerintah juga tengah melakukan penataan tenaga non-ASN secara nasional. Meski demikian, Disdikbud Kukar memastikan perhatian terhadap kebutuhan tenaga pengajar akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan layanan pendidikan di daerah.Dengan dukungan ribuan guru yang masih aktif mengajar, sektor pendidikan di Kutai Kartanegara diharapkan tetap mampu memberikan layanan yang berkualitas sekaligus menjawab kebutuhan pembelajaran bagi peserta didik di seluruh wilayah kabupaten. (*)