Suasana patung Jenderal Sudirman yang berdiri menunjukkan sikap hormat, di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (4/10/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparanGubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan Patung Jenderal Sudirman tidak akan dipindahkan dalam pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas. Patung tersebut nantinya akan berada tepat di tengah jembatan yang dijuluki "Cincin Donat"."Nah, yang paling penting setelah kami merenungkan berhari-hari, patung Jenderal Sudirman tetap akan di tempat ini, jadi tidak akan kita geser, supaya tidak menjadi polemik," kata Pramono saat pencanangan pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas, Minggu (21/6/2026).Menurut Pramono, desain pedestrian deck telah disusun sedemikian rupa sehingga keberadaan patung tetap dapat dipertahankan di lokasi saat ini. Bahkan, patung tersebut akan menjadi salah satu titik yang mudah terlihat dari area pedestrian deck."Nah, mengenai patung Jenderal Sudirman, nanti tempatnya itu hampir di tengah, sehingga nggak perlu dipindahkan. Saya udah melihat detail gambarnya, sehingga tidak perlu dipindahkan bahkan menjadi tempat yang akan diingat oleh semuanya, patung ini akan sangat kelihatan dari ketika orang melingkar di atas," ujarnya.Desain Jembatan Cincin Donat TOD Dukuh Atas. Foto: Dok. IstimewaPramono menjelaskan, pedestrian deck yang menghubungkan enam moda transportasi di kawasan Dukuh Atas itu dirancang tidak hanya sebagai fasilitas mobilitas pejalan kaki, tetapi juga menjadi ruang publik baru di pusat Jakarta.Sementara itu, Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat, mengatakan pihaknya juga telah menyiapkan area khusus atau anjungan bagi pengunjung untuk melihat Patung Jenderal Sudirman dari atas pedestrian deck."Iya, untuk menjawab tadi, patung Sudirman tetap di situ. Di dalam pedestrian deck nanti kita ada anjungan yang pada saat melintas di atas, itu bisa langsung melihat patung Sudirman dari anjungan di pedestrian deck," kata Tuhiyat.Pedestrian Deck Dukuh Atas resmi dicanangkan pembangunannya oleh Pramono pada Minggu (21/6). Infrastruktur yang dijuluki "Cincin Donat" itu akan menghubungkan enam moda transportasi, yakni MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, Kereta Bandara, dan Transjakarta.Pemprov DKI menargetkan pembangunan pedestrian deck tersebut rampung paling lambat pada 22 Juni 2027 atau bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.