Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat jumpa pers usai upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (20/5/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparanPemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah membuka lowongan kerja melalui Program Padat Karya bagi warga ber-KTP Jakarta. Hingga Minggu (21/6), jumlah pendaftar tercatat telah mencapai sekitar 100 ribu orang.Kadiskominfotik DKI Jakarta, Marulina Dewi Mutiara, mengatakan tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftaran yang terus bertambah sejak program dibuka."Jadi, yang untuk padat karya sudah dibuka 37 lowongan pekerjaan dan per hari ini memang ada 100.000 pendaftaran,” kata Dewi kepada wartawan di Monas, Jakarta, Minggu (21/6/2026).Dewi mengatakan, pendaftaran gelombang pertama akan ditutup pada 25-26 Juni 2026. Hasil seleksi kemudian diumumkan pada 27 Juni, bertepatan dengan dibukanya gelombang pendaftaran kedua.“Dan kemudian kita akan tutup di tanggal 25 dan 26 Juni untuk sesi pertama. Dan diumumkan pada tanggal 27. Dan pada tanggal 27 itu juga akan ada sesi yang kedua," ujarnya.Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan posisi yang disediakan dalam program tersebut mencapai 2.843 orang. Ia juga telah meminta sejumlah dinas segera membuka proses pendaftaran dalam waktu dekat.“Jadi, yang untuk padat karya di DKI Jakarta kan jumlahnya 2.843. Nanti beberapa dinas saya sudah minta untuk segera dibuka. Dalam minggu-minggu depan ini harus sudah ada,” katanya.Pramono memastikan proses seleksi akan dilakukan secara terbuka dan transparan. Ia menegaskan tidak boleh ada praktik titipan maupun campur tangan orang dalam dalam proses rekrutmen."Jadi untuk padat karya sekali lagi jumlahnya 2.843. Dan kekhawatiran untuk orang dalam main-main, saya sudah sampaikan ke Bu Dewi, enggak boleh ada. Transparan, terbuka, karena ini dijaga, ditunggu oleh masyarakat Jakarta," ujar Pramono.Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta membuka 2.843 lowongan kerja melalui Program Padat Karya bagi warga Jakarta.Program tersebut akan berlangsung sepanjang 2026 dengan proses rekrutmen yang dilakukan secara bertahap dan melibatkan sejumlah perangkat daerah.Ada empat perangkat daerah yang membuka lowongan dalam program ini, yakni Dinas Bina Marga, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Dinas Sumber Daya Air, serta Dinas Lingkungan Hidup.Peserta yang diterima nantinya akan terlibat dalam kegiatan perawatan, penataan, dan pemeliharaan lingkungan kota serta memperoleh upah sesuai ketentuan yang berlaku.Pemprov DKI menjelaskan, peserta yang lolos nantinya bekerja melalui pihak ketiga atau pelaksana kegiatan, bukan dalam skema pengangkatan pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta maupun Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).