Yang Terbaru soal Wanita Dibius di Lapangan Sempur

Wait 5 sec.

Suasana keramaian area Taman Kaulinan di Lapangan Sempur, Kota Bogor, Sabtu (13/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparanSeorang wanita berinisial S (46 tahun), warga Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, ditemukan tidak sadarkan diri di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (11/6) malam.Korban diketahui saat itu tengah bersama seorang pria yang dikenalnya melalui media sosial. Diduga pria tersebut membius korban. Dalam peristiwa ini, korban kehilangan telepon genggam, dompet, dan uang tunai sekitar Rp 200 ribu.Seperti apa perkembangan penanganan kasus ini? Berikut kumparan rangkum.Korban Masih LinglungWanita korban diduga dibius ditemukan di Lapangan Sempur, Bogor. Foto: Dok. IstimewaPolisi telah menemui korban. Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo mengatakan, saat ditemui korban masih dalam kondisi bingung dan belum dapat berkomunikasi dengan lancar."Selanjutnya setelah mendatangi TKP, benar ada seorang perempuan yang terlihat linglung dan belum bisa diajak berkomunikasi," ujar Waluyo, Minggu (14/6).Karena belum bisa dimintai keterangan, korban kemudian dibawa ke RS PMI Kota Bogor untuk mendapatkan penanganan medis. Tak lama kemudian, korban dijemput keluarganya, yakni kakaknya bernama Sudrajat dan seorang kerabat lainnya, untuk dipindahkan ke RSUD Ciawi.Barang-barang Korban yang HilangWanita korban diduga dibius yang ditemukan di Lapangan Sempur, Bogor di evakuasi. Foto: Dok. IstimewaKanit Reskrim Polsek Bogor Tengah Ipda Budi mengatakan, barang milik korban hilang usai perempuan itu diduga diberi minuman oleh terduga pelaku.“Yang diambil itu menurut kakaknya itu uang Rp 200 ribu sama hp. Nah, untuk kepastian korban mau buat laporan apa tidaknya, mau ditanyakan dulu oleh kakaknya,” kata Budi saat dihubungi.Korban Ditawari KerjaWanita korban diduga dibius ditemukan di Lapangan Sempur, Bogor. Foto: Dok. IstimewaPolisi mengatakan, terduga pelaku itu sempat menawarkan S pekerjaan. Budi mengatakan, berdasarkan keterangan korban dan keluarga, S baru sehari mengenal terduga pelaku sebelum diajak bertemu.“Jadi yang bersangkutan ini baru kenal satu hari sama pelaku, kemudian ditawarin pekerjaan, diajak ke Sempur. Cuman menurut yang bersangkutan, dikasih minum, dibeliin air jeruk atau mungkin air minum lainnya, setelah itu dia pusing,” ujar Budi.