BorneoFlash.com, SAMARINDA – Kesejahteraan kader posyandu menjadi salah satu perhatian DPRD Kota Samarinda di tengah besarnya peran mereka dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Selain aktif menjalankan berbagai program kesehatan dasar, kader posyandu juga dinilai memiliki posisi penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular di lingkungan masyarakat.Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Harminsyah, mengatakan kader posyandu merupakan pihak yang paling dekat dengan masyarakat sehingga memiliki kemampuan mendeteksi lebih dini berbagai persoalan kesehatan yang muncul di lingkungan tempat tinggal warga.Menurutnya, keberadaan kader menjadi bagian penting dalam sistem pemantauan kesehatan karena mereka dapat segera melaporkan gejala atau kondisi yang berpotensi menimbulkan penyebaran penyakit kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti.“Mereka yang terdepan karena langsung bersentuhan dengan masyarakat. Ketika ada gejala atau kondisi yang mencurigakan, mereka bisa segera melaporkan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti,” ujarnya, pada Rabu (17/6/2026).Harminsyah menjelaskan, keberhasilan pengendalian penyakit menular tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan keterlibatan seluruh unsur masyarakat agar upaya pencegahan dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau seluruh lapisan warga.Karena itu, ia mendorong agar berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM), turut berperan aktif dalam memberikan edukasi dan membangun kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan lingkungan.Menurutnya, dalam pembahasan regulasi daerah terkait penanggulangan penyakit menular, penguatan peran masyarakat menjadi aspek yang perlu mendapat perhatian khusus. Sebab, aturan teknis mengenai penanganan penyakit pada dasarnya telah banyak diatur oleh pemerintah pusat.“Yang paling penting adalah bagaimana seluruh elemen masyarakat di daerah ikut terlibat. Pencegahan tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, tetapi harus menjadi gerakan bersama,” katanya.Ia menambahkan, terdapat dua fokus utama yang perlu dijalankan secara bersamaan, yakni upaya mencegah munculnya penyakit serta mencegah penyebaran penyakit kepada masyarakat luas. Kedua langkah tersebut memerlukan dukungan dan koordinasi dari berbagai pihak.Di tengah tuntutan tugas yang cukup besar, Harminsyah menilai kader posyandu layak memperoleh perhatian yang lebih baik dari pemerintah daerah. Selama ini para kader telah membantu menjalankan berbagai program kesehatan hingga ke tingkat lingkungan, namun kesejahteraan mereka masih menjadi persoalan yang belum sepenuhnya teratasi.Komisi IV DPRD Samarinda, lanjutnya, telah beberapa kali menyampaikan usulan kepada organisasi perangkat daerah terkait agar kesejahteraan kader posyandu dapat ditingkatkan. Namun realisasi kebijakan tersebut masih terkendala keterbatasan kemampuan anggaran daerah.“Kami sudah beberapa kali menyampaikan kepada dinas terkait agar kader posyandu mendapatkan perhatian yang lebih baik. Namun memang selama ini kendalanya masih pada keterbatasan anggaran,” ungkapnya.Meski demikian, ia berharap pemerintah daerah dapat terus mengupayakan peningkatan insentif maupun bentuk penghargaan lainnya bagi kader posyandu sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.“Harapannya tentu ada peningkatan perhatian. Karena kontribusi mereka sangat besar dalam mendukung program kesehatan pemerintah,” pungkasnya.(*/advdprdsamarinda)