Gojek dan Yayasan GoTo Merah Putih (YGMP) berikan Beasiswa Gojek Gelombang 2 jalur SNBT untuk mitra driver dan anak mitra yang berhasil masuk ke PTN. Foto: Dok. GojekMemasuki musim penerimaan mahasiswa baru tahun 2026, kabar gembira datang dari Gojek dan Yayasan GoTo Merah Putih (YGMP). Melalui program Beasiswa Gojek Gelombang 2 jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), lebih dari 75 mitra driver dan anak mitra berhasil masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).Angka ini menambah daftar panjang penerima beasiswa tahun ini. Jika digabungkan dengan kelulusan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) pada April lalu, total ada lebih dari 150 mitra driver dan anak mitra yang siap menimba ilmu berkat Beasiswa Gojek 2026.Menariknya, mayoritas dari mereka (54,7%) menembus program studi SAINTEK (Sains dan Teknologi), disusul 45,24% di program studi SOSHUM (Sosial Humaniora).Tahun 2026 menjadi tonggak sejarah baru karena untuk pertama kalinya, Beasiswa Gojek tak hanya ditujukan bagi anak mitra, melainkan juga bagi mitra driver aktif itu sendiri, baik bagi mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif.Fokus penerimaannya pun tak main-main, menyasar kampus-kampus unggulan Tanah Air seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), hingga Universitas Gadjah Mada (UGM) dan masih banyak lainnya.Kisah Inspiratif Penerima BeasiswaDi balik angka-angka tersebut, terselip beberapa kisah inspiratif. Salah satunya dari Rahma Agilah Haziqah, putri seorang driver Gojek ini sukses menembus ketatnya persaingan Fakultas Farmasi Ul. Sempat gagal di jalur prestasi tak membuatnya patah semangat. Ketangguhan sang ayah di sebagai pengemudi ojol justru menjadi penyemangatnya."Saya terinspirasi oleh ketangguhan Ayah sebagai driver Gojek. Beasiswa ini hadir di waktu yang tepat sehingga saya bisa lebih fokus mengejar cita-cita berkarier di bidang research & development obat dan kosmetik tanpa menambah beban orang tua. Ke depan, saya ingin belajar dengan sungguh-sungguh dan membanggakan kedua orang tua saya," cerita Rahma.Kisah inspiratif lainnya datang dari Simon Vega Rumaijuk, seorang mitra driver Gojek. Di sela-sela kesibukannya menarik orderan, Simon membuktikan bahwa kerja keras berbuah manis, ia berhasil lolos ke Program Studi S1 Pendidikan Musik Universitas Negeri Medan (UNIMED) dan mendapat Beasiswa Gojek. la sangat bersyukur beasiswa ini memberinya kesempatan mengejar cita-cita lewat jalur pendidikan di tengah kesibukan mencari nafkah.Komitmen GoTo Buka Akses Pendidikan InklusifMelihat antusiasme positif ribuan pendaftar, Ketua Yayasan GoTo Merah Putih, Amelia Callista, mengungkapkan kekagumannya."Di balik ribuan pendaftar, terpilih 150 penerima Beasiswa Gojek yang merupakan putra-putri terbaik bangsa. Ada begitu banyak kisah tentang ketekunan, kerja keras, dan dukungan keluarga yang luar biasa hingga mereka berhasil lolos ke perguruan tinggi. Semangat inilah yang menjadi inspirasi bagi kami untuk terus menghadirkan program yang membuka akses pendidikan lebih luas," ungkap Amelia.Senada dengan Amelia, Direktur Utama Grup GoTo, Hans Patuwo, menegaskan bahwa perluasan beasiswa ini adalah bentuk apresiasi dan komitmen nyata GoTo dalam mendorong kesejahteraan mitra driver beserta keluarganya."Kami paham bahwa di balik setiap perjalanan yang ditempuh teman-teman mitra setiap hari, ada mimpi masa depan yang sedang diperjuangkan. Melalui akses pendidikan yang lebih luas, kami berharap dapat membuka lebih banyak peluang bagi mereka untuk terus tumbuh dan meraih kehidupan yang lebih baik," jelas Hans.Kehadiran mitra driver sebagai penerima manfaat tahun ini menjadi langkah penting dalam menciptakan akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif di ekosistem Gojek. Lewat program beasiswa ini, Gojek dan YGMP berharap bisa terus menjadi jembatan bagi para mitra dan keluarga untuk menjemput masa depan yang lebih sejahtera.