Pemain Republik Ceko, Ladislav Krejci, beraksi dalam pertandingan Grup A Piala Dunia FIFA 2026 antara Korea Selatan dan Republik Ceko di Estadio Guadalajara, Guadalajara, Meksiko, Kamis (11/6/2026). Foto: Paul Childs/REUTERSFIFA mencatat pertandingan antara Korea Selatan dan Republik Ceko pada Kamis (11/6) di Guadalajara, Meksiko, hanya ditonton oleh 44.985 orang secara langsung, sehingga kursi-kursi kosong terlihat mencolok.Dikutip dari Reuters, Minggu (14/6), Korea Selatan mengalahkan Republik Ceko 2-1 dalam pertandingan Grup A. Banyaknya kursi kosong di sekitar stadion kembali menimbulkan kekhawatiran tentang harga tiket dan permintaan untuk turnamen yang diperluas ini.Pemandangan barisan kursi yang kosong di stadion berkapasitas 46.000 tempat duduk di Guadalajara, sebuah kota dengan budaya sepak bola yang mengakar kuat, telah meningkatkan kritik terhadap strategi komersial FIFA untuk Piala Dunia 48 tim pertama ini.Meskipun begitu, lebih dari 80.000 orang memadati stadion Azteca untuk menyaksikan pertandingan pembuka antara tuan rumah bersama Meksiko dan Afrika Selatan. Kelompok-kelompok seperti Football Supporters Europe (FSE) memperingatkan bahwa harga yang sangat mahal akan mengecualikan penggemar biasa.Menurut FSE, harga tiket untuk turnamen ini telah melonjak lima kali lipat dibandingkan dengan Piala Dunia 2022 di Qatar.Sebelumnya, mahalnya harga tiket Piala Dunia disoroti langsung oleh Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, yang menyebutkan harganya terlalu tinggi bagi sebagian besar warga negaranya.Alasan itu yang membuat dia tidak menggunakan tiket yang dimilikinya untuk laga pembukaan Meksiko melawan Afrika Selatan dan menyerahkannya kepada seorang penggemar sepak bola perempuan muda.“Tiket stadion sangat mahal. Sebagai presiden, lebih baik saya memberikan tempat saya kepada seseorang yang tidak bisa datang, yang menyukai sepak bola, terutama seorang wanita muda, sehingga saya bisa merayakannya bersama masyarakat secara gratis,” katanya dikutip dari the Guardian, Minggu (14/6).Mahalnya harga tiket piala dunia menjadi sorotan utama sepanjang turnamen, terutama di Meksiko. Tiket pertandingan yang dijual dengan harga rata-rata sekitar USD 3.000 dinilai jauh dari jangkauan sebagian besar masyarakat, yang pendapatan bulanannya bahkan tidak mencapai angka tersebut.