BGN: Tak Ada Insentif Rp 6 Juta/Hari untuk SPPG Libur, Hemat Anggaran Rp 3 T

Wait 5 sec.

Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga membuat sejumlah siswa di SMPN 1 Cisarua mengalami keracunan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (15/10/2025). Foto: kumparanBadan Gizi Nasional (BGN) memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak beroperasi selama masa libur sekolah tidak akan menerima insentif operasional harian sebesar Rp 6 juta.Wakil Kepala BGN sekaligus juru bicara, Agustina Arumsari, mengatakan ketentuan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2026 tentang penyesuaian operasional SPPG selama periode hari libur dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Di dalam SE ini menegaskan bahwa dengan tidak didistribusikannya MBG, maka seluruh SPPG yang tidak beroperasi tidak akan mendapat insentif. Nah, itu garis bawah yang penting,” kata Sari dalam jumpa pers di Kantor Pusat BGN, Jakarta Pusat, Kamis (18/6).Menurut Sari, kebijakan tersebut diambil untuk optimalisasi tata kelola operasional, efisiensi sumber daya, dan standarisasi pelaksanaan Program MBG.Wakil Kepala Badan Gizi Nasional sekaligus Juru Bicara Agustina Arumsari saat konferensi pers terkait Libur Sekolah-Libur MBG di Kantor Pusat Badan Gizi Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparanLebih lanjut ia menjelaskan, selama ini terdapat SPPG yang menerima insentif operasional meski belum melayani penerima manfaat secara penuh.“Setiap SPPG yang selama ini mendapat insentif sebesar Rp 6 juta per hari, walaupun tidak melakukan operasionalisasi secara penuh, misalnya penerima manfaatnya belum mencapai 3.000, maka dalam SE ini ditegaskan bahwa saat MBG tidak didistribusikan, SPPG yang tidak beroperasi, tidak akan mendapat insentif,” ujarnya.Sari menyebut penghentian sementara pemberian insentif selama masa libur sekolah berpotensi menghasilkan penghematan anggaran yang signifikan.“Kalau kita melihat angka jumlah SPPG yang telah beroperasi, 27.820 dikalikan dengan insentif per hari itu selama 18 hari, maka kita sudah bisa melakukan efisiensi insentif SPPG itu sebesar Rp 3 triliun 4 miliar 560 juta. Lumayan angkanya,” ucapnya.Sebagai informasi, operasional program Makan Bergizi Gratis akan dihentikan selama libur sekolah terhitung mulai 22 Juni hingga 13 Juli 2026.