Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTOPT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan dari 15-19 Juni 2026. Pada periode tersebut, IHSG ditutup naik 2,82 persen ke 6.177,139 dari 6.007,656 pada pekan lalu.Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, melaporkan kapitalisasi pasar mengalami kenaikan 2,51 persen menjadi Rp 10.788 triliun dari sebelumnya Rp 10.524 triliun pada pekan lalu.“Sedangkan, rata-rata nilai transaksi harian pekan ini mengalami perubahan, yaitu sebesar 1,02 persen menjadi Rp 25,81 triliun dari Rp 25,06 triliun pada pekan sebelumnya,” kata Kautsar melalui keterangannya, dikutip Sabtu (20/6).Di sisi lain, rata-rata volume transaksi harian mengalami penurunan 5,58 persen menjadi Rp 24,81 triliun dari Rp 25,06 triliun pada pekan sebelumnya. Sementara rata-rata frekuensi transaksi harian juga turun 10,33 persen menjadi 2,25 juta kali transaksi dari 2,51 juta kali transaksi pada pekan lalu.“Investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp 3,19 triliun dan sepanjang tahun 2026, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 68,25 triliun,” ujar Kautsar.BEI menegaskan pasar modal Indonesia tetap menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian global. Kautsar menyatakan hal tersebut tercermin dari rata-rata nilai transaksi harian yang mencapai Rp 24,7 triliun, jumlah investor yang telah melampaui 28,3 juta, serta sekitar 80 persen emiten yang membukukan laba positif pada kuartal I 2026.“BEI juga mendorong pemanfaatan kebijakan buyback saham sebagai strategi untuk memperkuat nilai jangka panjang pemegang saham,” tutur Kautsar.