Pengendara motor melintas jalan Penghubung Palolo yang rusak akibat gempa di Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). Foto: Dok. IstimewaGempa berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6) pukul 11.27 WITA atau 10.27 WIB menyebabkan sejumlah kerusakan di beberapa wilayah.Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah Asbudianto mengatakan, salah satu dampak yang teridentifikasi yakni keretakan pada Jembatan III Palu serta sejumlah bangunan yang roboh.“Terjadi keretakan pada Jembatan 3 Palu dan beberapa bangunan roboh,” kata Asbudianto dalam keterangannya yang diterima kumparan, Selasa (16/6).Selain di Palu, kerusakan juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Sigi. Sejumlah bangunan roboh akibat guncangan gempa. Tak hanya itu, longsor terjadi di Gunung Kamarora yang menyebabkan saluran air terputus.Kondisi Hotel Santika usai diguncang gempa di Kota Palu, Selasa (16/6/2026). Foto: Dok. IstimewaSementara itu, Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Poso, sejumlah bangunan mengalami kerusakan. Di wilayah Napu, Poso, akses jalan juga dilaporkan mengalami kerusakan.Hingga pukul 13.38 WITA, BMKG mencatat telah terjadi 42 kali gempa susulan dengan magnitudo yang bervariasi.Saat ini, data terkait jumlah pengungsi maupun korban jiwa masih dalam proses pendataan oleh petugas.BPBD Sulawesi Tengah bersama tim reaksi cepat (TRC) dan pusat pengendalian operasi (Pusdalops) di wilayah terdampak terus melakukan asesmen serta koordinasi untuk memantau perkembangan situasi pascagempa.“Situasi saat ini aman dan kondusif, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan,” ujar Asbudianto.