Rano soal Dishub Angkut Motor Ojol: Respons Kami Cepat, Perbaikan Perlu Waktu

Wait 5 sec.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di Taman Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparanWakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan pihaknya bergerak cepat merespons polemik penertiban oleh Dishub terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) yang viral di media sosial.Rano mengatakan pihak Dishub telah mendatangi langsung kediaman pengemudi ojol tersebut.“Suku Dinas Perhubungan sudah mendatangi kediamannya. Artinya, kami bergerak cepat. Kami semua juga memantau informasi perkembangan melalui Instagram,” ungkap Rano usai acara Festival Bung Karno di Taman Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6).Menurut Rano, berbagai informasi yang berkembang di media sosial turut menjadi perhatian Pemprov dalam mengambil langkah tindak lanjut.“Hal itu menjadi salah satu acuan kami. Kami sangat merespons dengan cepat apabila ada hal yang bisa segera kami lakukan,” tuturnya.Meski demikian, Rano mengakui penyelesaian dan pembenahan terhadap suatu persoalan tidak bisa dilakukan secara instan. Menurutnya, terdapat proses yang harus dilalui agar perbaikan dapat berjalan secara menyeluruh.“Namun, meskipun respons kami cepat, proses perbaikan tentu memerlukan waktu. Itu adalah realitas yang tidak bisa dipungkiri,” tutur dia.Rano juga menyampaikan Dishub akan menggelar apel pada Minggu (21/6) sebagai bentuk tindak lanjut.“Oke, besok Dishub apel ya. Besok Dishub apel,” pungkasnya.Motor DikembalikanSebelumnya, video seorang pengemudi ojek online (ojol) memanjat truk Dinas Perhubungan DKI Jakarta saat sepeda motornya diangkut di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, viral di media sosial.Peristiwa tersebut terjadi saat operasi penertiban parkir liar di Jalan Jatinegara Timur, tepatnya di depan J-Town, pada Rabu (17/6).Dalam video yang beredar, ojol tersebut tampak memohon agar motornya tak diangkut petugas. Di tangan ojol tersebut, tampak ia sedang menenteng pesanan pelanggan.Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Harlem Simanjuntak mengatakan operasi itu dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Sudinhub Jakarta Timur, Satpol PP, Sudin Sosial, dan Kepolisian.“Penertiban dilakukan oleh tim gabungan Sudinhub Jakarta Timur, Satpol PP, Sudin Sosial, dan Kepolisian sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Harlem dalam keterangannya yang diterima kumparan, Jumat (19/6).Harlem menambahkan, setelah tiba di kantor Sudinhub Jakarta Timur, pemilik kendaraan langsung dilayani sesuai prosedur. Ia diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi pelanggaran parkir sebelum kembali membawa motornya.Mereka juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan dan kesalahpahaman yang muncul terkait penertiban parkir liar terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol), Sulis Agung Wibowo, di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.Permohonan maaf itu disampaikan langsung oleh Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Harlem Simanjuntak yang mendatangi kediaman Sulis pada Sabtu (20/6).“Kami memohon maaf atas kegaduhan yang timbul di masyarakat. Pertemuan ini kami lakukan untuk menjelaskan kronologi yang sebenarnya sekaligus menyampaikan langsung kepada Pak Sulis bahwa kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi kami agar pelaksanaan penertiban ke depan dapat berjalan lebih baik lagi,” ujar Harlem dalam keterangannya, Sabtu (20/6).