Dalam forum perdana ini, kedua negara sepakat memperkuat kemitraan strategis dengan mempercepat penyelesaian nota kesepahaman (MoU) terkait penanggulangan terorisme, yang menjadi prioritas krusial bagi stabilitas keamanan domestik maupun kawasan. Anis Matta menjelaskan bahwa langkah ini akan mempersempit ruang gerak jaringan kejahatan lintas negara melalui pertukaran informasi intelijen dan peningkatan kapasitas aparat penegak hukum.Selain mematangkan regulasi anti-terorisme, kerja sama terstruktur ini juga menyasar sektor pembangunan sumber daya manusia, di mana Indonesia dan Qatar berkomitmen merampungkan kesepakatan tertulis di bidang kebudayaan, pendidikan tinggi, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.Kedua belah pihak juga menjadwalkan dialog strategis pada tingkat menteri luar negeri dalam tahun ini untuk mengeksekusi seluruh poin penguatan sektor politik dan keamanan. Pertemuan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi kedua negara untuk membangun kerangka kerja sama yang lebih terstruktur di sektor politik, pertahanan, dan keamanan nasional, sekaligus memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin selama ini.