Rumah di Menteng yang menjadi sasaran perampokan bersenjata, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparanPolisi mengamankan satu orang terkait kasus perampokan bersenjata di sebuah rumah kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dengan kerugian 500 gram emas. Satu orang korban kritis dalam peristiwa tersebut.Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan adanya satu orang yang telah diamankan dalam kasus tersebut. Namun, ia belum membeberkan detail peran maupun keterkaitan orang tersebut dengan korban.“Diamanin satu orang,” kata Roby saat dikonfirmasi, Jumat (19/6).Saat ditanya soal identitas terduga pelaku, Roby hanya menyebut inisial yang masih belum pasti.“U atau T,” ujarnya.Roby belum merinci identitas pelaku juga terkait apakah orang yang diamankan memiliki hubungan dengan korban atau tidak. Ia mengatakan seluruh detail akan disampaikan dalam rilis resmi.“Nah itu makanya nanti, pas rilis,” ucap dia.Aksi perampokan terjadi di sebuah rumah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/6) sekitar pukul 12.00 WIB. Dalam kejadian itu, sebanyak 500 gram emas dilaporkan raib dibawa kabur pelaku.Rumah di Menteng yang menjadi sasaran perampokan bersenjata, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparanPerampokan tersebut juga menyisakan korban luka berat. Seorang pria berinisial M mengalami tujuh luka tusuk di sejumlah bagian tubuh, terutama di area leher dan punggung.“Di leher, punggung,” kata Roby.Ia mengungkapkan, total ada tujuh luka tusuk di tubuh korban. Selain itu, korban juga mengalami luka akibat pukulan.“Tujuh,” ujar Roby.“Luka tusukan sama luka pukulan,” tambahnya.Berdasarkan keterangan awal saksi, perampokan diduga dilakukan oleh dua orang pelaku. Meski demikian, polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain.“Kalau kesaksian awal dari saksi itu dua orang. Tapi kita masih mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan lainnya,” tutur Roby.Korban diketahui bekerja di bidang IT dan saat kejadian sedang berada di rumah rekannya, di kediamannya sendiri.“Itu rumah saksi bukan rumah korban,” kata Roby.Saat ditemukan, kondisi korban disebut nyaris tak sadarkan diri sehingga belum bisa memberikan keterangan kepada polisi.“Ketika kita temukan, korban itu sudah hampir hilang kesadaran sehingga tidak bisa memberikan keterangan,” ujar Roby.Menurut Roby, kondisi korban sempat kritis usai kejadian, namun kini mulai membaik.“Iya, kemarin kritis, tapi katanya sih hari ini sudah mulai membaik,” katanya.