Balikpapan Dinilai Terdepan Bentuk Jarwasnaba, Jadi Contoh Pencegahan Narkoba Berbasis Remaja

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN -  Balikpapan mendapat apresiasi dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), dalam pelaksanaan program Jaringan Remaja Waspada Penyalahgunaan Narkoba (Jarwasnaba). Bahkan, Balikpapan dinilai menjadi salah satu daerah dengan pembentukan kepengurusan Jarwasnaba paling lengkap di Kalimantan Timur.Hal tersebut disampaikan Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, Titing Qomariah, saat melakukan verifikasi lapangan lomba PKK tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 di Kota Balikpapan, Sabtu-Minggu (13–14 Juni 2026).Menurut Titing, Jarwasnaba merupakan program unggulan yang lahir dari inovasi TP PKK Provinsi Kalimantan Timur sebagai bagian dari program Krisan (Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba) yang dijalankan oleh Pokja I PKK.Program tersebut melibatkan para pelajar dan remaja sebagai penggerak utama, dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing."Jarwasnaba adalah Jaringan Remaja Waspada Penyalahgunaan Narkoba. Program ini dibentuk untuk melibatkan para remaja secara langsung dalam memberikan edukasi, sosialisasi, dan kampanye bahaya narkoba kepada teman-teman sebaya mereka," ujar Titing, pada Minggu (14/6/2026).Ia menjelaskan, program Jarwasnaba telah mendapat pengakuan dari tingkat nasional sebagai salah satu inovasi daerah dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika berbasis masyarakat. lihat foto TP PKK Kaltim saat melakukan verifikasi lapangan di kecamatan Balikpapan selatan, pada Minggu (14/6/2026). Foto: BorneoFlash/Niken SulastriKarena itu, TP PKK Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong penguatan organisasi Jarwasnaba hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan melalui kegiatan pembinaan maupun lomba."Kami ingin para remaja tidak hanya menjadi objek sosialisasi, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam menyebarluaskan informasi mengenai bahaya narkoba. Harapannya mereka bisa menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing," katanya.Dari hasil verifikasi sementara, Balikpapan menunjukkan capaian yang cukup menonjol dibanding sejumlah daerah lainnya di Kalimantan Timur.Menurut Titing, hampir seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Balikpapan telah memiliki kepengurusan Jarwasnaba yang aktif."Kalau melihat kondisi di Balikpapan, saya menilai sekitar 90 persen sudah terbentuk. Hampir semua kecamatan dan kelurahan sudah memiliki kepengurusan Jarwasnaba. Ini menjadi nilai lebih karena di beberapa kabupaten dan kota lainnya masih belum terbentuk secara menyeluruh," ungkapnya.Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberadaan organisasi semata belum cukup menjadi ukuran keberhasilan. Yang lebih penting adalah aktivitas dan inovasi yang dijalankan oleh para remaja dalam mendukung gerakan pencegahan narkoba.Oleh karena itu, dalam proses penilaian, tim verifikasi juga melihat berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, mulai dari penyuluhan, seminar, kampanye edukatif, hingga kreativitas remaja dalam menyampaikan pesan-pesan antinarkoba kepada masyarakat."Kami tidak hanya menilai ada atau tidaknya kepengurusan. Yang kami lihat adalah seberapa aktif mereka bergerak, bagaimana mereka melakukan sosialisasi, membuat kegiatan edukasi, hingga menciptakan inovasi dalam menyampaikan pesan bahaya narkoba kepada generasi muda," jelasnya.Menurut Titing, keterlibatan remaja menjadi faktor penting dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika karena mereka merupakan kelompok yang paling dekat dengan lingkungan pergaulan sebaya.Melalui Jarwasnaba, para pelajar didorong untuk menjadi pelopor kehidupan sehat, sekaligus benteng pertama dalam mencegah penyebaran narkoba di kalangan generasi muda."Ke depan kami berharap para remaja tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi mampu melahirkan berbagai inovasi baru dalam kampanye antinarkoba. Masa depan bangsa ada ditangan mereka, sehingga mereka harus menjadi bagian dari solusi," tegasnya. lihat foto TP PKK Provinsi Kaltim saat melakukan kunjungan di Kecamatan Balikpapan Selatan, pada Minggu (14/6/2026). Foto: BorneoFlash/Niken SulastriVerifikasi lapangan yang dilakukan TP PKK Provinsi Kalimantan Timur ini menjadi bagian dari penilaian lomba PKK tingkat provinsi tahun 2026. Selain Jarwasnaba, sejumlah kategori lain juga dinilai, mulai dari Dasawisma, Gelari Pelangi, Aku Hatinya PKK, PHBS, Lingkungan Bersih dan Sehat, hingga keberhasilan pembangunan bidang PKK.Dengan capaian pembentukan Jarwasnaba yang hampir merata di seluruh wilayahnya, Balikpapan dinilai memiliki modal kuat untuk menjadi salah satu daerah percontohan dalam gerakan pencegahan narkoba berbasis remaja di Kalimantan Timur. (*)