Sudah 5 Jam, BPBD Tangerang Ungkap Sulitnya Padamkan Kebakaran di Pabrik Sendal

Wait 5 sec.

Kebakaran di pabrik sendal Sun Swallow di Jalan Melati Raya, Tanah Tinggi, Kota Tangerang pada Senin (22/6) dini hari. Foto: Dok. BPBD Kota TangerangKebakaran besar melanda pabrik sendal Sun Swallow di Jalan Melati Raya, Tanah Tinggi, Kota Tangerang pada Senin (21/6) malam. Sudah memasuki 5 jam pemadaman, api belum juga bisa dipadamkan.Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia Suherlandia, mengungkap ada sejumlah kesulitan dalam proses pemadaman yang dilakukan mulai pukul 22.45 WIB itu."Saat laporan masuk, kondisi api sudah besar dan merambat," ucapnya saat dikonfirmasi, Minggu (22/6) pukul 03.31 WIB.Kebakaran di pabrik sendal Sun Swallow di Jalan Melati Raya, Tanah Tinggi, Kota Tangerang pada Senin (22/6) dini hari. Foto: Dok. BPBD Kota TangerangAndia menjelaskan, pemadaman semakin sulit dilakukan karena ada 3 area pabrik yang terbakar berisi bahan baku sendal seperti karet dan cairan kimia lainnya."Ada 3 lokal area terbakar yang di dalamnya berisi sendal barang jadi, bahan baku padat sejenis karet, aneka cairan kimia penunjang produksi," jelasnya."Dengan karakteristik bahan tersebut memerlukan waktu yang lebih lama dalam proses pemadaman," tambahnya.Kini, Damkar Tangerang tengah fokus agar api tak merambat ke rumah warga di sekitar pabrik dan juga ke sebuah gudang bahan kimia."Penanganan kita fokuskan memutus rambatan dan pengamanan tangki kimia kapasitas 20.000 liter dan puluhan drum agar tidak terjadi ledakan," ucapnya."Mitigasi dampak asap pada warga dilakukan oleh rekan-rekan relawan Kota Tangerang," tambahnya.Kebakaran di pabrik sendal Sun Swallow di Jalan Melati Raya, Tanah Tinggi, Kota Tangerang pada Senin (22/6) dini hari. Foto: Dok. BPBD Kota TangerangAdapun kebakaran ini membuat asap hitam membubung tinggi ke udara. Sejumlah 19 unit mobil pemadam dan 95 personel Damkar dikerahkan untuk pemadaman.Sejauh ini, tak ada laporan korban luka maupun tewas dari kejadian ini. Penyebab kebakaran juga belum diketahui.