Bloomberg Technoz, Jakarta - Setelah tiga hari beruntun melemah, rupiah sore ini menutup perdagangan dengan penguatan 0,2% ke posisi Rp17.465/US$. Meski begitu, rupiah masih berada di atas Rp17.000-an/US$. Penguatan rupiah hari ini sepertinya tertopang oleh intervensi pemerintah di pasar obligasi. Kemarin (12/5/2026) pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyebut akan melakukan intervensi di pasar obligasi melalui dana stabilisasi obligasi atau bond stabilization fund (BSF).Instrumen te...selengkapnya