DPRD Bontang Ingatkan Pos Damkar Bontang Kuala Jangan Sekadar Bangunan, Fasilitas Harus Siap

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, BONTANG – DPRD Kota Bontang meminta pembangunan pos pemadam kebakaran di kawasan atas laut Bontang Kuala (BK) tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga dibarengi kesiapan sarana dan prasarana penunjang agar pelayanan dapat berjalan optimal.Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry, saat rapat pembahasan program kegiatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, pada Senin (11/5/2026).Alfin menyoroti pentingnya kesiapan fasilitas dasar seperti jaringan air, listrik, hingga perlengkapan operasional pemadam kebakaran yang akan digunakan di pos tersebut.Ia juga meminta kejelasan terkait penyediaan alat pemadam, termasuk apakah perlengkapan nantinya disiapkan khusus untuk pos BK atau dialihkan dari Markas Komando (Mako) Damkar.Menurutnya, pembangunan pos tidak boleh hanya selesai secara fisik tanpa didukung kesiapan fungsi pelayanan di lapangan.“Jangan sampai setelah dibangun justru tidak beroperasi maksimal karena sarana pendukungnya belum siap. Pos itu harus benar-benar bisa difungsikan,” ujarnya.Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, memastikan pos Damkar Bontang Kuala tidak akan menjadi bangunan terbengkalai setelah selesai dibangun.Ia menjelaskan, penganggaran tahun ini masih difokuskan pada pembangunan fisik bangunan, sementara kebutuhan penunjang seperti air dan listrik akan diusulkan pada tahap anggaran berikutnya.“Tahun ini fokus kami masih pada pembangunan fisik. Untuk kebutuhan penunjang seperti air dan listrik akan kami masukkan dalam penganggaran selanjutnya,” jelasnya.Amiluddin menambahkan, kebutuhan perlengkapan operasional akan dimaksimalkan dari fasilitas yang tersedia sambil mengusulkan tambahan dukungan melalui anggaran perubahan.Selain itu, personel yang nantinya bertugas di pos Damkar BK diprioritaskan berasal dari warga setempat agar pelayanan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.“Personel yang ditempatkan di sana nantinya diprioritaskan dari masyarakat Bontang Kuala sendiri,” katanya.Tak hanya difungsikan sebagai pusat layanan pemadam kebakaran, pos Damkar BK juga direncanakan menjadi sarana edukasi kebencanaan bagi masyarakat dan pelajar.Menurut Amiluddin, lokasi tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai alternatif kunjungan edukasi bagi anak-anak sekolah selain di Mako Damkar.“Nantinya masyarakat maupun anak-anak sekolah bisa belajar tentang kebencanaan tidak hanya di Mako, tetapi juga di pos BK,” tambahnya. (*/Adv)