IHSG Diproyeksi Melemah Usai MSCI Tendang Banyak Saham Indonesia

Wait 5 sec.

Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (23/10). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTOIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi terkoreksi pada perdagangan Rabu (13/5), usai pengumuman hasil rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap saham Indonesia.Pada penutupan perdagangan sebelumnya, Selasa (12/5), IHSG ditutup melemah di level 6.858,90 (-0,68 persen). Analis Phintraco Sekuritas mengatakan pelemahan tersebut imbas pelemahan Rupiah pada level terendah baru serta antisipasi penurunan bobot oleh MSCI.Phintraco mengatakan, sektor kesehatan mencatatkan koreksi terbesar (-3,51 persen), sedangkan sektor basic materials membukukan kenaikan terbesar (+1,85 persen). Pada hari ini, IHSG diprediksi tembus level 6.700.“Diperkirakan IHSG berpotensi menguji level 6.700. Perlu diwaspadai koreksi lanjutan karena pengumuman MSCI dan menjelang libur long weekend,” kata analis Phintraco Sekuritas dalam catatannya, Rabu (13/5).Adapun nilai tukar Rupiah berlanjut melemah pada rekor terendah di Rp 17.525 per Dolar AS. Di sisi lain, investor mengamati rencana pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada 13-15 Mei di Beijing.Pada pekan lalu, Menteri Luar Negeri Iran telah melakukan perjalanan ke China, sehingga besar potensi masalah Iran akan dibahas dalam pertemuan Trump dan Xi Jinping. Sementara itu perkiraan meningkat bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin dapat berkunjung ke China pada Senin (18/5).“Pengumuman rebalancing indeks MSCI Mei 2026, ternyata lebih banyak saham yang dikeluarkan dari perkiraan pasar sebelumnya. Sehingga diperkirakan akan menjadi sentimen negatif dalam jangka pendek,” kata Phintraco menambahkan.Dalam MSCI Global Standard Indexes tidak ada yang ditambahkan, sedangkan dihapus adalah saham AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN dan AMRT. Sementara dalam MSCI Small Cap Indexes, ditambahkan saham AMRT, dan yang dihapus yakni ANTM, AALI, BANK, BSDE, DSNG, SIDO, MIDI, MIKA, MSIN, TKIM, APIC, SSMS dan TAPG.Analis Phintraco memberikan rekomendasi saham pada hari ini yakni ADRO, ISAT, CDIA, BRPT dan BBNI.Sementara itu, analis MNC Sekuritas juga memperkirakan pergerakan IHSG hari ini akan melemah karena masih didominasi oleh tekanan jual serta membentuk lower low. Pada hari ini, posisi pergerakan IHSG diperkirakan masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2).“Worst case, IHSG akan rawan terkoreksi ke rentang 6.644-6.727, waspadai area gap yang berada di 6.538-6.585. Adapun area penguatan terdekat IHSG berada di 6.870-6.895,” kata analis dalam catatannya.Adapun rekomendasi saham dari MNC Sekuritas yakni BBCA, BIRD, ISAT, dan MINA.****Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.