BorneoFlash.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan menindaklanjuti 11 temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2025."Pemerintah berkomitmen meningkatkan pengelolaan keuangan negara dan menindaklanjuti seluruh temuan serta rekomendasi BPK," kata Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Kamis.Purbaya menjelaskan, BPK menyoroti tiga isu utama. Pertama, pemerintah perlu memperbaiki penyajian informasi kinerja dalam Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK). Kedua, pemerintah belum mengoptimalkan penggunaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai sumber data utama belanja negara. Ketiga, pemerintah perlu menetapkan kriteria dan tata cara perhitungan volume penyaluran bahan bakar minyak (BBM) untuk belanja kompensasi serta menyelaraskan aturan penetapan titik serah volume penyaluran jenis bahan bakar tertentu (JBT) minyak solar pada belanja subsidi dan kompensasi.Menurut Purbaya, pemerintah akan segera mengkaji standar dan kebijakan akuntansi, menyempurnakan mekanisme pelaporan kinerja, mengoptimalkan penggunaan DTSEN, serta memperbaiki regulasi penyaluran BBM subsidi dan kompensasi guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara. (*)