Andi Harun Tegaskan Belum Pikirkan Pilkada, Fokus Tuntaskan Amanah di Samarinda

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, SAMARINDA– Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan dirinya belum memiliki keinginan maupun rencana membahas kontestasi politik pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang. Saat ini, seluruh perhatian dan energinya masih difokuskan untuk menuntaskan program pembangunan serta menjalankan amanah memimpin Kota Samarinda hingga akhir masa jabatan.Pernyataan tersebut disampaikan Andi Harun menyusul berbagai spekulasi yang berkembang mengenai peluang dirinya maju dalam pemilihan kepala daerah tingkat provinsi pada periode berikutnya. Menurutnya, terlalu dini membicarakan agenda politik ketika tugas yang sedang diemban masih berlangsung.Ia menilai seorang kepala daerah seharusnya memprioritaskan tanggung jawab yang diberikan masyarakat dibanding memikirkan posisi politik berikutnya. Karena itu, ia memilih memusatkan perhatian pada berbagai program pembangunan yang sedang berjalan di Samarinda.“Saya sama sekali belum berpikir soal Pilkada. Bagi saya tidak etis atau kurang pantas di saat masih ada waktu yang begitu panjang sudah memikirkan tangga selanjutnya,” ujar Andi Harun, pada Rabu (1/7/2026).Menurutnya, mandat yang diberikan warga Samarinda merupakan amanah yang harus dituntaskan dengan penuh tanggung jawab. Oleh sebab itu, dirinya tidak ingin terjebak dalam berbagai pembicaraan politik yang dapat mengganggu fokus kerja pemerintah daerah.“Bagi saya, apa yang Tuhan amanahkan dan apa yang masyarakat mandatkan kepada saya untuk memimpin Samarinda, itulah yang menjadi fokus saya sekarang. Saya sama sekali belum memikirkan yang lain,” tegasnya.Andi Harun mengungkapkan bahwa sejumlah pihak pernah mengajaknya berdiskusi mengenai peta politik pada pemilihan mendatang. Namun, ia memilih menolak pembahasan tersebut agar konsentrasinya dalam menjalankan pemerintahan tetap terjaga.“Semua pihak yang mengajak saya bicara soal ini, saya tolak. Karena saya tidak mau terganggu konsentrasi saya,” katanya.Selain menepis isu mengenai pencalonan dirinya pada Pilkada mendatang, Andi Harun  juga membantah kabar yang menyebut dirinya tengah mempersiapkan putranya, Afif Rayhan Harun, untuk maju pada Pemilihan Wali Kota Samarinda tahun 2030.Ia menegaskan tidak pernah memiliki agenda politik keluarga seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial. Bahkan, dirinya mengaku konsisten menolak praktik politik dinasti dalam pemerintahan maupun partai politik.“Afif saya larang untuk maju. Saya konsisten pada wacana anti dinasti. Tidak pernah ada niat sedikit pun untuk itu,” ujarnya.Andi Harun menyebut berbagai narasi yang mengaitkan dirinya dengan upaya membangun dinasti politik tidak memiliki dasar yang benar. Menurutnya, informasi tersebut telah berkembang menjadi fitnah yang dapat menyesatkan opini publik.“Itu bukan hanya hoaks, tetapi sudah menjadi fitnah yang sangat besar,” tegasnya.Meski demikian, ia memandang setiap kader partai maupun tokoh masyarakat memiliki hak yang sama untuk mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik di masa mendatang. Kehadiran banyak figur dinilai dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat dalam menentukan pemimpin daerah.Terkait sejumlah nama kader Partai Gerindra yang mulai disebut-sebut berpotensi maju pada Pilwali Samarinda, seperti Agus Suwandi maupun Helmi Abdullah, Andi Harun menegaskan seluruh proses pencalonan nantinya tetap berada di bawah kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.“Siapa pun yang nantinya direkomendasikan dan ditugaskan oleh DPP Partai, di situlah keputusan finalnya,” pungkasnya. (*)